Minggu, 03 November 2013

MEMAHAMI PERBEDAAN MAKNA KHOLAQO DAN JA’ALA

MEMAHAMI PERBEDAAN MAKNA KHOLAQO DAN JA’ALA.oleh Kang Tedi Teh Eli pada 23 Februari 2011 pukul 15:34 · Dalam Al-qur'an redaksi kalimat tuk menjelaskan tentang proses penciptaan, sering menggunakan redaksi kata جَعَلَ dan خَلَقَ . Dua redaksi kalimat tadi dalam Al-qur’an selalu disandingkan dengan proses penciptaan alam semesta beserta isinya. Dua kata tadi kalau sepintas memiliki makna yang sama yaitu menciptakan atau mengkreasi atau menjadikan. Tapi kalau diteliti memiliki perbedaaan yang prinsipil dan jelas. Dengan memahami maknanya akan terbuka fakta-fakta tentang penciptaan Alam semesta yang selama ini belum terungkap. Ini sebagai bahan awal, silahkan sahabat semua teliti dan kaji ayat-ayat qur’an dengan memakai dua redaksi kalimat diatas. Mari kita bahas satu bersatu dan selamat mengkaji: 1. Kata خَلَقَ diartikan sebagai: menumbuhkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya (menciptakan). Secara bahasa, خَلَقَ (khalaqa, menciptakan) artinya: yang bisa kita sederhanakan menjadi: menciptakan sesuatu sejak semula atau menjadi sebab awal maujudnya sesuatu. Sedangkan جَعَلَ (ja’ala, menjadikan) artinya: yakni membuat sesuatu dalam rangka menyediakan sesuatu itu kepada sesuatu yang lain yang sudah ada sebelumnya. Jadi sama-sama perbuatan mencipta/menjadikan, tetapi bisa kita lihat bahwa perbuatan خَلَقَ (khalaqa, menciptakan) lebih dahulu daripada perbuatan جَعَلَ (ja’ala, menjadikan). Pengurutan ini bisa kita ketemukan di banyak tempat di dalam al-Qur’an; umpamanya: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ [6:1] Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan menjadikan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. (SURAT AL AN'AAM (Binatang ternak) ayat 1) وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا [25:54] Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah {1071} dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. (AL FURQAAN (PEMBEDA) ayat 54) 2. Lafadh خَلَقَ biasa digunakan/pelakunya hanya untuk Allah, Sedangkan جَعَلَ, bisa digunakan/pelakunya untuk selain Allah. Jadi : setiap kata “khalaqa” , maka disana semata-mata Allah saja yang berperan menciptakannya, tanpa ada campur tangan makhluk lain. Ssementara bila kata “ja’ala”, maka ada campur tangan makhluk lain didalamnya(silahkan diteliti dua kata tersebut dalam ayat-ayat Allah dan renungkan kedalaman isinya). Sebagai contoh Silahkan Teliti ayat dibawah ini : وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ [30:21] Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (AR-RUUM (BANGSA RUMAWI) ayat 21) Mengapa pada ayat diatas tatkala Allah mengatakan menciptakan manusia, memakai kata “ Khalaqa”, sedangkan ayat selanjutnya pada ayat diatas juga, tatkala mengatakan “menjadikan diantara kamu“, memakai kata “ Ja’ala “, bukankah kedua arti diatas sama-sama berartikan “menjadikan/menciptakan..?”. Coba kita lihat, betapa telitinya Allah dalam memasangkan kata perkata sesuai dengan maknanya yang terkandung. Didalam AlQuran, pemakaian kata diatas berbeda untuk setiap maknanya, Pada kata pertama dalam ayat diatas, Allah mengatakan menciptakan manusia. Jadi benar-benar Allah yang menciptakan manusia itu tanpa ada campur tangan makhluk lainnya, sementara pada kata kedua dipakai kata “ ja’ala”.Dan menjadikan diantara kamu cinta dan kasih sayang.Ini bermaknakan, bahwa dalam menciptakan atau menjadikan pernikahan itu menjadi sebuah cinta dan kasih sayang, bukan hanya Allah saja yang menentukannya, tapi atas usaha kedua belah pihak, suami dan istri. Allah memang sudah menjanjikan pada kita dengan adanya pernikahan, maka terciptalah ketenangan, kasih sayang dan cinta, namun semua itu tidak akan mungkin tercapai tanpa usaha kedua belah pihak, tidak akan tercapai tujuan pernikahan untuk menuju ketenangan jiwa cinta dan kasih sayang, tanpa usaha dari kedua belah pihak. Itulah sebabnya Allah memakai kata “ Ja’ala, bukan khalaqa”, subhanallah ! 3. Kholaqo bermakna membuat melalui proses yang tidak dapat diganggu gugat. Kholaqo adalah kata kerja yang tidak dihubungkan pada proses manusiawi, proses pembuatan yang terkandung dalam makna kholaqo pada adalah murni hak prerogative Allah. Hal ini berbeda dengan kata ja'ala yang pada prosesnya menyertakan pekerjaan-pekerjaan kemanusiaan, dimana manusia ikut berperan. jadi Jika sebuah firman Tuhan menggunakan kata ja'ala, maka berarti manusia turut dilibatkan dalam proses pengerjaannya. Menurut Kiai Said -panggilan akrab Said Agil Sirajd, menjelaskan, kata kholaqo misalnya, memiliki arti atau makna yang berbeda dengan kata ja'ala, meskipun jika diterjemahkan tampaknya sama saja, yakni menjadikan atau membuat dan menciptakan. Kholaqo bermakna membuat melalui proses yang tidak dapat diganggu gugat. Kholaqo adalah kata kerja yang tidak dihubungkan pada proses manusiawi, proses pembuatan yang terkandung dalam makna kholaqo pada adalah murni hak prerogatif Tuhan. Hal ini berbeda dengan kata ja'ala yang pada prosesnya menyertakan pekerjaan-pekerjaan kemanusiaan. Jika sebuah firman Tuhan menggunakan kata ja'ala, maka berarti manusia turut dilibatkan dalam proses pengerjaannya. sebagai contoh : وَمِنْ ءَايَاتِهِ خَلْقُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِنْ دَابَّةٍ وَهُوَ عَلَى جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاءُ قَدِيرٌ [42:49] Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, (ASY SYUURA (MUSYAWARAT) ayat 49) لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ [3:47] Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia. (ALI 'IMRAN (KELUARGA 'IMRAN) ayat 47) Bandingkan dengan Ayat ini : وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ جُلُودِ الْأَنْعَامِ بُيُوتًا تَسْتَخِفُّونَهَا يَوْمَ ظَعْنِكُمْ وَيَوْمَ إِقَامَتِكُمْ وَمِنْ أَصْوَافِهَا وَأَوْبَارِهَا وَأَشْعَارِهَا أَثَاثًا وَمَتَاعًا إِلَى حِينٍ [16:80] Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). (AN NAHL (LEBAH) ayat 80) وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِمَّا خَلَقَ ظِلَالًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْجِبَالِ أَكْنَانًا وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمُ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُمْ بَأْسَكُمْ كَذَلِكَ يُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْلِمُونَ [16:81] Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan ni'mat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya). (AN NAHL (LEBAH) ayat 81) Wallahualam bisawwab. Semoga Bermanfaat. Download file terkait ...1. Perbedaan Makna KHOLAQO DAN JA'ALAhttp://www.4shared.com/rar/gpbBaQXV/MEMAHAMI_PERBEDAAN_MAKNA_KHOLA.html2. KUMPULAN AYAT tentang KHOLAQOhttp://www.4shared.com/rar/JfBvDtah/ayat__KHOLAQO.html3. Kumpulan Ayat Tentang JA'ALAhttp://www.4shared.com/rar/fEfW492T/JAALA.html

Selasa, 29 Oktober 2013

PETUNJUK ALLAH SELALU ADA

TERKADANG KITA SERING MENDENGAR SAHABAT ATAU SAUDARA KITA BER BICARA SETELAH MENGALAMI SUATU PERISTIWA."PADAHAL TADI SAYA TADINYUA TIDAK MAU PERGI"PADAHAL TADI SAYA SUDAH MALAS PERGI TETAPI......"PADAHAL TADI SAYA SUDAH DILARANG PERGI"BIASANYA INI KITA DENGAR SETELAH SAHABAR SAUDARA KITA ITU MENGALAMI SUATU MUSIBAH.DISINI TERKADANG KITA LUPA UNTUK MERENUNGKAN PERISTIWA ITU,BAHWA SANYA RASA MALAS,LARANGAN YANG MEMBUAT KITA SUPAYA TIDAK PERGI ITU ADALAH PETUNJUK DARI ALLAH SWT,COBALAH RENUNGKAN

Minggu, 05 Agustus 2012

Teknik Menghancurkan Benda Keras (Kajian Ilmiah)

Pemecahan benda keras tidak asing bagi yang berkecimpung dalam dunia persilatan, Pematahan dan pemecahan dapat dijelaskan secara lebih ilmiah, sebagai berikut : Benda Keras Untuk tingkat kesulitan pemecahan benda keras ini tergantung 2 paktor : 1. Jenisnya Bahannya, jenis bahan ini mempengaruhi tingkat kerapatan molekular dan kelenturannya. Contoh, balok beton lebih mudah memcahkannya dari pada baja, karena baja lebih rapat ikatan molekularnya dan juga lebih lentur. untuk memecahkan besi lebih sulit daripada baja karena kerapatan dan daya lentur lebih besar dari pada baja. 2. Posisi benda yg akan dipukul. misal beton yang akan di hancurkan ujung beton ini disangga akan lebih mudah daripada beton yg disimpan dilantai, dan lebih sulit lagi bila 2-3 tumpuk beton disimpan ditanah/lantai yg di hancurkannya bagian tengah atau bawahnya saja tanpa menghancurkan bagian atasnya. Jadi Walaupun benda itu kelihatan keras dan kaku, namun menurut ilmu mekanika benda tersebut memiliki sedikit kelenturan. Demikian pula dengan balok es, kikir atau lempengan besi baja. Per mobil termasuk mempunyai kelenturan yang lebih tinggi. Kelenturan sangat mempengaruhi proses patahnya benda dan proses tumbukan antara tangan dan benda. Tangan Anggota tubuh yg biasa dugunakan tuk memecahkan ini adalah Tangan, dibagi atas telapak, pisau hasta, dan siku. Pada proses tumbukan sebagian tenaga terserap oleh kelenturan otot. Secara sederhana dibayangkan bahwa tenaga yang diserap oleh perubahan bentuk otot menyerupai dengan tenaga untuk membengkokkan lengan seseorang yang sedang dikejangkan. Sejumlah tenaga pada proses tumbukan telah digunakan untuk mengubah bentuk otot pada sisi telapak serta otot-otot lainnya pada telapak, pergelangan, dan siku. Tulang manusia sebenarnya sangat kuat, menurut ilmu mekanika, tulang manusia dapat menanggung kerapatan gaya (stress) sampai empat puluh kali lipat dibandingkan beton. jadi tidak perlu khawatir tulang kita akan patah. bagian tangan manapun yg akan digunakan yg paling baik adalah menggunakan otot tuk memecahkannya agar efek cedera dari tumbukan bisa di minamalisir. Tumbukan Menurut Newton gaya yang terjadi adalah sama dengan massa benda dikali percepatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengamati bahwa gaya yang diberikan kepada sebuah benda, selalu berasal dari benda lain. gerobak bergerak karena kita yang mendorong, paku dapat tertanam karena dipukul dengan martil, buah mangga yang lezat jatuh karena ditarik oleh gravitasi bumi. Pada waktu tangan menumbuk benda, tangan memberikan gaya kepada benda keras itu, maka benda tersebut akan membalas dengan memberikan gaya kepada tangan, di mana gaya yang diberikan sama besar tetapi berlawanan arah. Jadi gaya yang bekerja pada sebuah benda merupakan hasil interaksi dengan benda lain. Gaya yang kita berikan arahnya menuju benda keras itu , sedangkan gaya yang diberikan oleh benda keras arahnya menuju tangan kita. Ketika kita memukul , Jadi Walaupun benda itui kelihatan keras dan kaku, namun menurut ilmu mekanika benda tersebut memiliki sedikit kelenturan, gaya yang kita berikan tersebut menggerakan benda keras tersebut menjadi , Pada saat benda tertumbuk, bentuknya berubah menjadi melengkung. Karena bentuknya melengkung maka bagian atas dari benda menjadi pendek, sedangkan bagian bawah menjadi panjang. Pertambahan panjang bagian bawah menimbulkan gaya tarikan sampai pada suatu saat di mana kerapatan gaya yang terjadi melampaui ambang kerapatan gaya ( breaking stress) beton. Pada saat itulah bagian bawah beton pecah. Sedikit sisa tenaga pada tangan sudah cukup untuk melanjutkan pemecahan beton sampai ke permukaan atasnya. hal ini di sebabkan kecepatan tangan berubah dari kecepatan maksimum menjadi berhenti karena menumbuk benda. Makin besar perubahan kecepatan (perlambatan), makin besar pula gaya yang dihasilkan. Menurut percobaan Feld, Nair, dan Wilk, perlambatan ini dapat mencapai 3.500 meter per detik kuadrat, sehingga mampu menghancurkan sebuah beton. Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur” adalah suatu gelombang tembusan, bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan”, sama seperti namanya, hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Nah untuk bisa menghancurkan benda keras yg tidak menggunakan penopang energi dari tekanan benturan tadi gelombang harus menembus benda itu dan terpokus bisa bagian bawahnya atau bagian tengahnya saja. Pemukulan Benda Keras 1. Melalui latihan yang terencana, teratur, dan terarah melatih otot. Agar menjadi cepat, kuat, dan liat. Sehingga pukulan untuk pematahan yang dilakukan akan menghasilkan lebih banyak gaya mekanis dan mengurangi kerugian akibat perubahan bentuk pada saat terjadi tumbukan. Selain itu harus pula meningkatkan kecepatan pukulan supaya didapat gaya yang lebih besar. Teknik ini biasanya dipergunakan dalam pemecahan benda2 keras dengan menggunakan penopang, dengan mengandalkan kecepatan pukulan. Jarak tangan dan benda biasanya mempengaruhi efektifitas dan kekuatan pukulan. 2. Melatih Energi Tubuh/Tenaga Dalam. Dengan teknik olah nafas dan gerak tertentu sehingga energinya tubuhnya meningkat, dalam hal ini energi hawa panas. dimana energi panas ini bila dipokuskan akan menghasilkan gelombang kejut yang memiliki efek destruktif yg dahsyat. dimana Gelombang kejut adalah gelombang dari sebuah aliran yang sangat cepat dikarenakan kenaikan tekanan, temperature, dan densitas secara mendadak pada waktu bersamaan. Seperti gelombang pada umumnya shock wave juga membawa energi dan dapat menyebar melalui medium padat,cair ataupun gas. Dengan teknik ini jarak tangan dengan target pukulan tidak menjadi masalah bahkan dengan jarak beberapa centi saja kita bisa menghancurkan benda tsb. hal ini bisa dilakukan oleh orang yg punya energi kuat. 3. Gabungan dari 2 teknik diatas. biasanya digunakan oleh orang yg sudah berlatih energi tubuh/tenaga dalam tapi belum begitu kuat, dimana kecepatan, kekuatan otot masih dibutuhkan selain teknik pemokusan tenaga. Tuk melihat perbedaan secara kasar pemecahan menggunakan energi tubuh/tenaga dalam dan teknik latihan fisik adalah dari hasil efek hancuran benda kerasnya, biasanya dengan menggunakan kekuatan Tenaga Dalam adalah pecah 2 bagian secara sempurna. Sumber Kumara Tsabit

Teknik Menghancurkan Benda Keras (Kajian Ilmiah)

Pemecahan benda keras tidak asing bagi yang berkecimpung dalam dunia persilatan, Pematahan dan pemecahan dapat dijelaskan secara lebih ilmiah, sebagai berikut : Benda Keras Untuk tingkat kesulitan pemecahan benda keras ini tergantung 2 paktor : 1. Jenisnya Bahannya, jenis bahan ini mempengaruhi tingkat kerapatan molekular dan kelenturannya. Contoh, balok beton lebih mudah memcahkannya dari pada baja, karena baja lebih rapat ikatan molekularnya dan juga lebih lentur. untuk memecahkan besi lebih sulit daripada baja karena kerapatan dan daya lentur lebih besar dari pada baja. 2. Posisi benda yg akan dipukul. misal beton yang akan di hancurkan ujung beton ini disangga akan lebih mudah daripada beton yg disimpan dilantai, dan lebih sulit lagi bila 2-3 tumpuk beton disimpan ditanah/lantai yg di hancurkannya bagian tengah atau bawahnya saja tanpa menghancurkan bagian atasnya. Jadi Walaupun benda itu kelihatan keras dan kaku, namun menurut ilmu mekanika benda tersebut memiliki sedikit kelenturan. Demikian pula dengan balok es, kikir atau lempengan besi baja. Per mobil termasuk mempunyai kelenturan yang lebih tinggi. Kelenturan sangat mempengaruhi proses patahnya benda dan proses tumbukan antara tangan dan benda. Tangan Anggota tubuh yg biasa dugunakan tuk memecahkan ini adalah Tangan, dibagi atas telapak, pisau hasta, dan siku. Pada proses tumbukan sebagian tenaga terserap oleh kelenturan otot. Secara sederhana dibayangkan bahwa tenaga yang diserap oleh perubahan bentuk otot menyerupai dengan tenaga untuk membengkokkan lengan seseorang yang sedang dikejangkan. Sejumlah tenaga pada proses tumbukan telah digunakan untuk mengubah bentuk otot pada sisi telapak serta otot-otot lainnya pada telapak, pergelangan, dan siku. Tulang manusia sebenarnya sangat kuat, menurut ilmu mekanika, tulang manusia dapat menanggung kerapatan gaya (stress) sampai empat puluh kali lipat dibandingkan beton. jadi tidak perlu khawatir tulang kita akan patah. bagian tangan manapun yg akan digunakan yg paling baik adalah menggunakan otot tuk memecahkannya agar efek cedera dari tumbukan bisa di minamalisir. Tumbukan Menurut Newton gaya yang terjadi adalah sama dengan massa benda dikali percepatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengamati bahwa gaya yang diberikan kepada sebuah benda, selalu berasal dari benda lain. gerobak bergerak karena kita yang mendorong, paku dapat tertanam karena dipukul dengan martil, buah mangga yang lezat jatuh karena ditarik oleh gravitasi bumi. Pada waktu tangan menumbuk benda, tangan memberikan gaya kepada benda keras itu, maka benda tersebut akan membalas dengan memberikan gaya kepada tangan, di mana gaya yang diberikan sama besar tetapi berlawanan arah. Jadi gaya yang bekerja pada sebuah benda merupakan hasil interaksi dengan benda lain. Gaya yang kita berikan arahnya menuju benda keras itu , sedangkan gaya yang diberikan oleh benda keras arahnya menuju tangan kita. Ketika kita memukul , Jadi Walaupun benda itui kelihatan keras dan kaku, namun menurut ilmu mekanika benda tersebut memiliki sedikit kelenturan, gaya yang kita berikan tersebut menggerakan benda keras tersebut menjadi , Pada saat benda tertumbuk, bentuknya berubah menjadi melengkung. Karena bentuknya melengkung maka bagian atas dari benda menjadi pendek, sedangkan bagian bawah menjadi panjang. Pertambahan panjang bagian bawah menimbulkan gaya tarikan sampai pada suatu saat di mana kerapatan gaya yang terjadi melampaui ambang kerapatan gaya ( breaking stress) beton. Pada saat itulah bagian bawah beton pecah. Sedikit sisa tenaga pada tangan sudah cukup untuk melanjutkan pemecahan beton sampai ke permukaan atasnya. hal ini di sebabkan kecepatan tangan berubah dari kecepatan maksimum menjadi berhenti karena menumbuk benda. Makin besar perubahan kecepatan (perlambatan), makin besar pula gaya yang dihasilkan. Menurut percobaan Feld, Nair, dan Wilk, perlambatan ini dapat mencapai 3.500 meter per detik kuadrat, sehingga mampu menghancurkan sebuah beton. Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur” adalah suatu gelombang tembusan, bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan”, sama seperti namanya, hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Nah untuk bisa menghancurkan benda keras yg tidak menggunakan penopang energi dari tekanan benturan tadi gelombang harus menembus benda itu dan terpokus bisa bagian bawahnya atau bagian tengahnya saja. Pemukulan Benda Keras 1. Melalui latihan yang terencana, teratur, dan terarah melatih otot. Agar menjadi cepat, kuat, dan liat. Sehingga pukulan untuk pematahan yang dilakukan akan menghasilkan lebih banyak gaya mekanis dan mengurangi kerugian akibat perubahan bentuk pada saat terjadi tumbukan. Selain itu harus pula meningkatkan kecepatan pukulan supaya didapat gaya yang lebih besar. Teknik ini biasanya dipergunakan dalam pemecahan benda2 keras dengan menggunakan penopang, dengan mengandalkan kecepatan pukulan. Jarak tangan dan benda biasanya mempengaruhi efektifitas dan kekuatan pukulan. 2. Melatih Energi Tubuh/Tenaga Dalam. Dengan teknik olah nafas dan gerak tertentu sehingga energinya tubuhnya meningkat, dalam hal ini energi hawa panas. dimana energi panas ini bila dipokuskan akan menghasilkan gelombang kejut yang memiliki efek destruktif yg dahsyat. dimana Gelombang kejut adalah gelombang dari sebuah aliran yang sangat cepat dikarenakan kenaikan tekanan, temperature, dan densitas secara mendadak pada waktu bersamaan. Seperti gelombang pada umumnya shock wave juga membawa energi dan dapat menyebar melalui medium padat,cair ataupun gas. Dengan teknik ini jarak tangan dengan target pukulan tidak menjadi masalah bahkan dengan jarak beberapa centi saja kita bisa menghancurkan benda tsb. hal ini bisa dilakukan oleh orang yg punya energi kuat. 3. Gabungan dari 2 teknik diatas. biasanya digunakan oleh orang yg sudah berlatih energi tubuh/tenaga dalam tapi belum begitu kuat, dimana kecepatan, kekuatan otot masih dibutuhkan selain teknik pemokusan tenaga. Tuk melihat perbedaan secara kasar pemecahan menggunakan energi tubuh/tenaga dalam dan teknik latihan fisik adalah dari hasil efek hancuran benda kerasnya, biasanya dengan menggunakan kekuatan Tenaga Dalam adalah pecah 2 bagian secara sempurna. Sumber Kumara Tsabit

Jumat, 14 Januari 2011

PENJELASAN ILMIAH TENAGA DALAM

Pengertian Tenaga Dalam (TD) adalah ENERGY yang dipergunakan tubuh manusia untuk hidup. Ini adalah definisi tenaga dalam yang sebenarnya, yang mungkin berbeda dengan banyak pengertian dari TD yang dikenal masyarakat. Karena TD adalah energy yang dipergunakan semua tubuh manusia termasuk Rasulullah SAW dan para Nabi yang lain (tanpa energy, tubuh manusia tidak akan bisa hidup !), maka mempergunakan dan melatih energy tubuh adalah suatu hal yang baik dan HALAL menurut agama Islam. Oleh karena itu, jika ada yang mengharamkan untuk mempergunakan dan melatih energy tubuh ini, maka orang yang bilang tenaga dalam (energy tubuh) itu haram, dia sendiri setiap detik dalam hidupnya menggunakan hal yang dibilangnya haram ini untuk menghidupi tubuhnya sehari-hari.
SUMBER ENERGY TUBUH Tubuh manusia terdiri dari sekitar 100 trilyun sel yang menyusun tubuhnya. Manusia membutuhkan energy untuk:
1. Menghidupi seluruh fungsi tubuh (bernapas, membuat jantung berdenyut, menjaga tubuh tetap hangat dll);
2. Gerak aktif – kontraksi otot;
3. Tumbuh berkembang dan memperbaiki jaringan rusak dengan yang baru.

Energy tubuh manusia diproduksi dalam setiap sel tubuhnya, dan bagian sel yang khusus mempunyai tugas untuk memproduksi energy adalah Mitochondria (organel berongga berbentuk bulat lonjong, selaputnya terdiri dari 2 lapis membran, membran dalam bertonjolan kedalam rongga (matriks), dan mengandung banyak enzim pernapasan, rongga berisi cairan lebih kental sedikit dari sitosol).
Mitochondria ini semiotonom karena 40% kebutuhan protein dan enzimnya dihasilkan sendiri oleh gennya (mitochondria adalah salah-satu bagian sel yang punya DNA sendiri), selebihnya dihasilkan gen di nuleus (inti sel). Mitochondria (pabrik energy sel) memproduksi kimia tubuh bernama ATP (Adenosin Tri Phosphat), energy hasil reaksi dari ATP inilah yang menjadi sumber energy bagi tubuh manusia. Energy diproduksi, sebagian besar dalam bentuk hawa panas (heat). Karena ATP sendiri ada diseluruh sel tubuh, sehingga sumber energy tubuh ini tersebar merata DISELURUH tubuh manusia dan tidak terbatas pada satu bagian tubuh saja, karena setiap sel tubuh membutuhkan energy. Sedangkan istilah yoga ‘Cakra’ (tempat-tempat sumber energy tertentu di tubuh seperti di tengah dahi, ulu hati, perut, kelamin, dll) sebenarnya kurang tepat, karena jelas sumber energy tubuh ada di seluruh sel yang tersebar merata diseluruh bagian tubuh. Tapi memang karena proses metabolisme tubuh yang lebih banyak terasa di sekitar badan maka banyak orang menyangka sumber energy ada di uluhati atau di bawah perut (tantien kata orang cina / kundalini kata orang india), karena energy yang mereka sering rasakan berada didaerah tersebut, padahal sumber energy tubuh ini tersebar merata diseluruh tubuh manusia. Hal ini akan terasa jelas kalau energy kita sudah besar. PROSES ENERGY TUBUH ATP is Energy ! untuk semua otot-otot kita, sebenarnya juga untuk semua sel dalam tubuh kita, sumber dari energy yang menghidupi semuanya dinamakan ATP. Adenosine Triphosphate (ATP) adalah cara biokimia untuk menyimpan dan menggunakan energy. Keseluruhan reaksi yang menyebabkan ATP menjadi energy sebenarnya sedikit rumit, tapi secara singkat dapat dijelaskan demikian:
1. Secara kimiawi, ATP adalah ikatan senyawa Adenine Nucleotide kepada tiga Phosphates (A-P-P-P).
2. Disana terdapat banyak energy tersimpan dalam ikatan antara group-group phosphate kedua dan ketiga yang bisa digunakan untuk mem’bahan bakari’ reaksi kimia.
3. Ketika sel membutuhkan energy, sel akan memecahkan ikatan ATP ini dengan bantuan enzim ATPase untuk membentuk Adenosine Diphosphate / ADP (A-P-P), molekul phosphate bebas dan menghasilkan energy (ATP --> ADP + P + Energy). Energy yang dihasilkan setiap 1ATP diperkirakan sekitar 10 kcal / mol.
4. Di beberapa kejadian, group phosphate kedua dapat juga pecah lagi membentuk Adenosine Monophosphate / AMP (A-P). 5. Ketika sel telah kelebihan energy, kelebihan energy ini akan disimpan dengan membentuk ATP dari ADP dan phosphate (ADP + P --> ATP).
ATP dibutuhkan untuk reaksi biokimia yang dilibatkan dalam setiap kontraksi otot. Semakin kerja otot meningkat, semakin ATP dikonsumsi dan harus diganti supaya otot bisa tetap bekerja. Karena ATP sangat penting bagi tubuh, tubuh mempunyai beberapa system yang berbeda untuk membentuk ATP. System-system ini bekerja bersama-sama dalam beberapa tahapan.

ATP didapat dari tiga system biokimia berbeda didalam otot, dengan urutan demikian:
1. phosphagen system
2. glycogen-lactic acid system
3. aerobic respiration
4. Phosphagen System Sel

Otot mempunyai beberapa jumlah ATP yang mengambang didalamnya, yang dapat digunakan seketika, tapi tidak terlalu banyak, hanya cukup bertahan untuk sekitar tiga detik saja. Untuk mengisi lagi level ATP dengan cepat, sel-sel otot mengandung senyawa phosphate berenergy tinggi yang dinamakan Creatine Phosphate. Group phosphate lalu diambil dari creatine phosphate oleh enzim yang dinamakan Creatine Kinase, dan ditransfer ke ADP untuk membentuk ATP. Sel mengubah ATP menjadi ADP, dan phosphagen dengan cepat mengubah ADP kembali jadi ATP. Seiring dengan otot terus bekerja, tingkat creatine phosphate mulai berkurang. Secara bersama-sama tingkat ATP dan creatine phosphate dinamakan phosphagen system. Phosphagen system dapat mensupply energy yang dibutuhkan untuk kerja otot dalam tingkat rata-rata yang tinggi tapi hanya untuk 8 sampai 10 detik. Glycogen-Lactic Acid System (Anaerobic Respiration) Otot-otot juga mempunyai cadangan besar carbohydrate yang kompleks yang dinamakan Glycogen. Glycogen adalah rantai molekul glucose. Sel membelah glycogen jadi Glucose. Kemudian sel menggunakan metabolisme anaerobic (anaerobic artinya "tanpa oxygen") untuk membuat ATP dan produk lain yaitu Lactic Acid dari glucose. Sekitar 12 reaksi-reaksi kimia dilibatkan untuk membuat ATP didalam proses ini, sehingga akan mensupply ATP di tingkat yang lebih lambat dari system phosphagen. System dapat tetap bekerja dengan cepat dan memproduksi ATP yang cukup bertahan selama sekitar 90 detik. System ini tidak membutuhkan oxygen, dimana hal ini mudah karena menyebabkan jantung dan paru-paru selama beberapa waktu bekerja bersama-sama. Ini mudah juga karena kontraksi otot yang cepat akan meremas / menekan pembuluh darahnya, sehingga menghabiskan darah yang sangat kaya oxygen.
Ada batasan pasti untuk pernapasan anerobic respiration karena lactic acid. Acid (asam) inilah yang menyebabkan otot kita sakit. Lactic acid terbuat dijaringan otot dan menyebabkan kelelahan dan rasa sakit yang kita rasakan di otot yang bekerja. Aerobic Respiration Dalam dua menit latihan, tubuh merespon untuk mensupply otot yang bekerja dengan oxygen.

Ketika oxygen hadir, glucose dapat memecah seluruhnya menjadi carbon dioxide dan air dalam proses yang dinamakan aerobic respiration (aerobic artinya "dengan oxygen"). Glucose didapat dari tiga tempat yang berbeda:
1. supply-supply glycogen yang tersisa dalam otot
2. pemecahan glycogen dalam hati (liver) menjadi glucose, yang didapat otot yang bekerja dari jalan darah
3. penyerapan glucose dari makanan dalam usus, yang didapat otot yang bekerja dari jalan darah Aerobic respiration juga dapat menggunakan fatty acids (asam lemak) dari cadangan lemak dalam otot dan tubuh untuk memproduksi ATP.

Didalam beberapa kasus yang extreme (seperti kelaparan), protein-protein juga dapat dipecahkan menjadi amino acids (asam amino) dan digunakan untuk membuat ATP. Pertama kali Aerobic respiration akan menggunakan carbohydrates, kemudian lemak-lemak dan akhirnya protein-protein, jika dibutuhkan. Aerobic respiration bahkan memembutuhkan lebih banyak reaksi-reaksi kimia untuk memproduksi ATP dari kedua system-system diatas. Aerobic respiration memproduksi ATP ditingkat yang paling lambat dari ketiga system-system, tapi ini dapat berlanjut untuk mensupply ATP untuk beberapa jam atau
lebih, begitu lama sampai supply bahan bakar habis.

Jadi bayangkan ketika kita mulai berlari, berikut tahapan system yang akan terjadi ditubuh:
1. Sel-sel otot membakar ATP mengambang yang dipunyai sekitar 3 detik.
2. System phosphagen bereaksi dan mensupply energy untuk 8 sampai 10 detik. Ini akan menjadi system energy yang utama yang digunakan otot-otot sprinter (pelari cepat) 100 meter atau weight lifter (atlet angkat besi), yang akselerasinya sangat cepat, ketika latihan dengan durasi waktu yang pendek terjadi.
3. Jika latihan berlanjut lebih lama, kemudian system glycogen-lactic acid yang akan bereaksi. Ini akan nyata bagi latihan jarak pendek (short-distance) seperti lari 200 / 400 meter atau berenang 100 meter.
4. Akhirnya, jika latihan terus berlanjut, lalu system aerobic respiration akan mengambil alih. Ini akan terjadi di peristiwa-peristiwa yang membutuhkan stamina / ketahanan tubuh seperti lari 800-meter, lari marathon, mendayung, ski lintas alam dan skating jarak jauh.
5. Ketika anda mulai melihat lebih dekat bagaimana tubuh manusia bekerja,
tubuh adalah sebuah ‘mesin’ yang sangat menakjubkan !

Pengukuran energy Energy dapat diukur dalam joules atau calories. 1 Joule (J) diartikan besar energy yang digunakan ketika 1 kilogram (kg) materi digerakkan sejauh 1 meter (m) dengan daya kekuatan sebesar 1 Newton (N). 1 Calorie (cal) diartikan besar energy yang dibutuhkan untuk menaikan temperature 1 gram air dari 14.5 ke 15.5ºC. 1 calorie equivalent dengan 4.184 joules. Besar energy yang dibutuhkan orang berbeda-beda dan bergantung pada basal metabolic rate (BMR) level aktivitas dan berat tubuh mereka. Basal metabolic rate artinya tingkat energy yang digunakan seseorang untuk menjaga fungsi-fungsi dasar tubuhnya, misal orang dewasa akan menggunakan sekitar 4.6 kJ (1.1 kcal) setiap menit.
BMR is diukur ketika seseorang beristirahat penuh dan bervariasi. Bayi dan anak muda punya BMR tinggi yang proposional dengan ukuran mereka dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Laki-laki biasanya punya BMR lebih tinggi dari perempuan karena laki-laki cenderung punya lebih banyak otot. Orang dewasa biasanya punya BMR lebih rendah dari yang muda karena jumlah ototnya cenderung berkurang seiring usia. The BMR dihitung dalam rata-rata untuk tiga perempat kebutuhan energy seseorang. Total jumlah energy yang dibutuhkan seseorang tergantung pada level aktivitas dan berat badannya. Semakin aktif dan semakin berat mereka, semakin banyak energy yang mereka perlukan.

MELATIH ENERGY TUBUH Inti dari cara melatih energy tubuh ada 3 bagian, yaitu:
1. Pembangkitan / memproduksi energy
2. Penyaluran / menggerakan energy
3. Penyimpanan & pengendapan energy

PEMBANGKITAN / MEMPRODUKSI ENERGY TUBUH Bagi manusia umumnya energy yang dipakai untuk keperluan sehari dalam hidupnya cuma sekitar 2,5% dari besar energy yang tersimpan dalam tubuhnya. Kelebihan cadangan energy tubuh yang 72,5% itu disebut orang dengan istilah tenaga dalam, dan istilah yang digunakan orang untuk energy ini berbeda-beda walau maksudnya sama, misal: orang cina (kungfu) menyebutnya ‘Chi’, orang jepang (jujitsu, aikido, dll) menyebutnya ‘Khi / Reiki’, orang India (yoga) menyebutnya ‘Prana / Kundalini’, dll.
Spontaneous Human Combustion Salah satu bukti dari potensi cadangan energy tubuh manusia yang luar biasa besarnya adalah banyaknya terjadi kasus “Spontaneous Human Combustion” (SHC). Kasus SHC sendiri sangat banyak terjadi dan sudah berlangsung lama sekali (dalam 300 tahun terakhir saja ada 200 laporan yang tercatat). SHC adalah terjadinya tubuh manusia tiba2 meledak terbakar hebat sehingga tubuhnya habis tanpa sisa, sedangkan penyebab faktor pemicunya tidak diketahui (tidak ditemukan pemicu seperti bahan bakar, bensin, korek api, dll) dan diduga pemicunya ada dalam tubuh manusia itu sendiri. Ini terjadi karena tubuh manusia sendiri bisa disebut “Bom Nuklir Hidup” karena ketika ATP-ATP manusia yang menjadi sumber energy tubuh manusia, suatu ketika terpicu dan bereaksi tidak terkendali dan menyebabkan reaksi berantai ditingkat molekul sehingga seluruh ATP bereaksi mengeluarkan energy dasyat dan meledakkan tubuhnya sendiri. Dan energy yang dihasilkan tubuh manusia ini sangat luar biasa, tidak kalah dari energy yang dihasilkan fusi (penyatuan) / fisi (pembelahan) atom2 uranium / plutonium bom nuklir.
Bayangkan tubuh manusia yang meledak ini sampai habis tidak ada sisa dan cuma meninggalkan sedikit abu / arang, padahal tubuh manusia sendiri sebagian besar (60%) terdiri dari cairan sehingga sulit dibakar. Hal ini mengindikasikan bahwa suhu yang dihasilkan lebih dari 1700 derajat Celsius(mungkin besipun akan meleleh dalam beberapa menit saja) dan proses terjadinya sangat cepat, cuma beberapa menit saja. Bandingkan dengan pembakaran mayat di crematorium yang cuma bersuhu 1300 derajat Celsius) saja dan membutuhkan waktu sampai lebih dari 3 jam untuk membakar tubuh manusia dan masih meninggalkan sisa tulang. Dan anehnya SHC tidak merusak / membakar sekelilingnya (seperti koran disebelah atau TV didepannya masih utuh), bahkan salah satu korban yang selamat bilang bahwa ia tidak merasa panas, sakit atau melihat api, ia cuma lihat asap saja dan tahu-tahu tubuhnya sudah terbakar.
Cadangan energy tubuh manusia yang sangat besar ini bisa dilatih untuk dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk banyak hal. Untuk bisa digunakan energy cadangan ini harus terlebih dahulu dibangkitkan (ATP direaksikan supaya bisa menghasilkan energy).

Yang menjadi pertanyaan sekarang kenapa cadangan energy tubuh yang sangat besar ini tak bisa digunakan dengan leluasa (kecuali dalam keadaan tertentu dan sifatnya pun sementara) ?

untuk mengetahui jawabannya kita akan membahas 4 hal yang berkaitan dengan pembangkitan cadangan energy tubuh yaitu:
1. Optimalisasi oksigen (O2)
2. Pengejangan tubuh (otot)
3. Posisi / gerak tubuh (jurus)
4. Penguasaan otak ke energy (konsentrasi)

OPTIMALISASI OKSIGEN (O2) Jika O2 yang disupply dari paru2 dan dialirkan dalam darah bereaksi dengan ATP akan memecah jadi ADP dan melepas energy sebagai hasil reaksi. Hal inilah yang dimamfaatkan kalangan persilatan untuk menghasilkan energy tubuh yang lebih banyak dari yang normal. Caranya adalah dengan mengoptimalkan / memaksimumkan daya reaksi O2 dengan ATP supaya reaksi ini bisa menghasilkan energy yang lebih banyak dari yang normal. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mengurangi pasokan O2 dari jumlah kapasitas yang biasanya, sehingga akan memacu kerja ATP dan protein2 yang terlibat untuk memproduksi energy yang lebih banyak. Perumpamaannya seperti seorang karyawan yang dikurangi gajinya oleh atasannya, sehingga gaji yang diperoleh tidak akan cukup untuk membiayai diri dan keluarganya, sehingga ia akan bekerja lebih keras lagi (kerja lembur, kerja sampingan, dll) sehingga ia bisa mendapat uang yang sama atau bahkan lebih banyak dari besar gajinya semula, akibatnya pun uang dihasilkan bisa lebih banyak dari semula. Begitupula dengan ATP, dengan menahan napas selama beberapa waktu sehingga ketika dalam keadaan menahan napas, tubuh kekurangan O2 (dari kuantitas yang normal) dan karena kekurangan O2 inilah ATP akan dipaksa untuk bekerja lebih keras / terurai lebih banyak lagi sehingga energy yang dihasilkan jadi lebih banyak. Makanya pernapasan tenaga dalam yang asli selalu ada tahan napasnya, karena inti dari latihan pernapasan ada di TAHAN / PENGURANGAN napasnya, kalau tidak ada penahan napas / pengurangan napas, maka tidak ada bedanya dengan napas biasa (normal). Atau bisa juga dengan cara pengaturan napas seperti lama napas, tahan dan buang diatur dengan lama tertentu atau dengan variasi lainnya.

PENGEJANGAN TUBUH Didalam melatih energy tubuh, tubuh juga perlu untuk di kejangkan (otot dikontraksikan), karena dengan pengejangan otot, kerja otot semakin kuat, sehingga tubuh akan membutuhkan energy semakin banyak (karena energy yang ada tidak cukup), dan ini akan memacu sel mereaksikan ATP lebih kuat sehingga energy yang dihasilkan juga akan lebih banyak. Pengejangan juga berfungsi untuk menyerap dan menarik ATP lainnya untuk ikut terurai jadi energy.

POSISI DAN GERAK TUBUH (JURUS) Posisi diam dan gerak tubuh juga mempengaruhi banyaknya energy yang dihasilkan tubuh kita. Semakin sulit posisi diam dan gerak tubuh yang kita lakukan, kontraksi otot akan semakin kuat, tubuh akan membutuhkan energy yang semakin banyak (karena energy yang ada tidak cukup) untuk melakukan dan mempertahankan posisi diam atau geraknya dan ini akan memacu sel-sel tubuh bereaksi lebih cepat dan lebih kuat dalam mengurai ATP jadi energy lebih banyak. Makanya kalau kita lihat jurus TD yang bagus biasanya suka aneh dan sulit posisinya, karena dengan demikian tubuh akan dipaksa membutuhkan energy semakin banyak dari keadaan normal. 1. Posisi diam Tubuh tidak bergerak tapi dalam keadaan diam (statis), ditambah dengan pengaturan napas dan pengejangan,
2. Gerak jurus Tubuh bergerak ditambah dengan pengaturan napas dan pengejangan. Salah satu kegunaan dari gerak jurus, adalah untuk membiasakan diri untuk menyalurkan energy dengan cepat ke bagian tubuh yang diinginkan terutama untuk keperluan tarung (dimana dibutuhkan akselerasi energy yang cepat ditubuh) Soal lebih bagus mana kita berlatih TD dengan posisi diam atau bergerak, sebetulnya yang penting adalah bagaimana caranya agar ‘memaksa’ tubuh membutuhkan energy lebih banyak dari keadaan normal, sehingga sel akan mengurai ATP lebih banyak lagi. Dan bisa menyalurkan energy dengan lebih merata tersebar di seluruh tubuh. Ini sebenarnya proses kegunaan dari jurus TD, kebanyakan orang cuma asal melakukan saja tanpa tahu manfaat dari yang dilakukannya, jadi kemajuan latihannya sangat lambat. Jadi posisi apapun sebetulnya yang penting adalah bagaimana agar tubuh bisa membutuhkan energy semakin banyak dan konsentrasipun sangat penting dalam melakukannya.

PENGUASAAN OTAK KE ENERGY Seperti telah dijelaskan diatas, tanpa direaksikan dengan O2 pun, ATP bisa menghasilkan energy, dengan cara penguasaan otak keenergy (konsentrasi). Seperti kita ketahui otak merupakan “komandan tertinggi” dari seluruh tubuh dan setiap metabolisme sel tubuh selalu dimulai dari otak. Otak manusia yang terdiri dari 100 trilyun sel otak (Neuron). Neuron mempunyai fungsi untuk menerima, memproses, menyampaikan pesan perintah keseluruh tubuh yang mengendalikan fungsi bicara, visual, gerakan otot, pikiran, emosi, dan kerja semua organ tubuh dengan sinyal elektrokimia. Neuron mempunyai sifat dan bagian yang sama dengan sel tubuh lain, tapi aspek elektrokimianya membuat mereka bisa memancarkan sinyal dengan jarak jauh (sampai beberapa meter) dan mengirim pesan kesatu sama lainnya. Neuron terdiri dari tubuh sel (yang mengandung unsur penting sel seperti nucleus (menyimpan DNA), endoplasmic reticulum dan ribosomes (untuk membuat proteins) dan mitochondria (membuat energy). jika tubuh sel mati, neuron juga mati). Tubuh sel neuron ini mempunyai saluran memanjang bernama Axon yang berfungsi membawa pesan elektrokimia (nerve impulse atau action potential) sepanjang sel, dan ujung-ujung neuron bernama Dendrites (ujung syaraf) yang mempunyai fungsi membuat neuron saling berhubungan dan berkomunikasi dengan sel lain, menerima pesan dari neuron lain dan merasakan lingkungannya. Neuron bisa mempunyai dendrites lebih dari satu. Sel yang merelay sinyal antar neuron ialah interneuron. Setiap permukaan neuron mempunyai ruang sempit yang disebut Synapse, neuron berkomunikasi dengan neuron lainnya dengan memancarkan pesan kimia (vesicles) melalui synapse, lalu pesan ini ditangkap neuron lain dan diteruskan ke neuron lainnya, dan setelah sinyal sampai ke sel yang diinginkan, pesan kimia ini bisa kembali ke neuron asal. Setiap 1 neuron bisa menjalin hubungan dengan lebih dari 10.000 neuron lainnya. Dan kalau kita bayangkan kerja sel-sel otak ini adalah seperti trilyunan orang yang saling memanggil dan berkomunikasi satu sama lainnya, akan sangat rumit, kompleks, dan sangat menakjubkan. Semakin banyak sel-sel otak ini bisa menjalin hubungan dengan sel-sel otak lainnya, maka otak akan semakin aktif dan semakin bisa menggunakan semua fasilitas kemampuan tubuhnya lebih baik lagi (salah satunya jadi semakin pintar dan semakin sehat).
Sebagai contoh Albert Einstein, setelah otaknya diteliti, ternyata bagian otak yang berhubungan dengan matematika dan bahasa, 15% lebih besar dari manusia umumnya. Otak memerintah seluruh tubuh dengan mengirim sinyal-sinyal elektrokimia neurotransmitter ketubuh lewat jaringan syaraf yang menyebar dan menjangkau seluruh tubuh. Jaringan-jaringan syaraf ini akan menghubungi otak dengan seluruh sel, setiap kelenjar, senyawa kimia tubuh dan anggota-anggota tubuh. Sinyal-sinyal neurotransmitter ini bertindak seperti utusan-utusan dari otak yang membawa perintah-perintah khusus kepada seluruh sel, setiap kelenjar, senyawa kimia tubuh dan anggota-anggota tubuh untuk melakukan reaksi / hal-hal yang dibutuhkan oleh tubuh sesuai dengan panduan rancang bangun genetik tubuh manusia DNA. Begitu pula dalam hal produksi energy tubuh, otak memerintahkan dengan sinyal neurotransmitter ke setiap kelenjar dalam hal ini khususnya kelenjar hipotalamus dan pituitary untuk memproduksi enzim ATPase yang mereaksikan ATP untuk menghasilkan energy di tingkat sel. ‘Perintah’ sinyal neurotransmitter dari otak ini sangatlah penting dalam setiap reaksi sel dalam tubuh, temasuk dalam produksi energy, semakin aktif sel-sel otak, semakin kuat sinyal perintah neurotransmitter dan semakin bagus jaringan syaraf maka otak akan semakin bisa mengendalikan, memerintah, maupun menjangkau lebih banyak bagian tubuh dan tubuhpun akan bermetabolisme lebih bagus lagi. Perumpamaannya adalah seperti telepon rumah, untuk membuat telepon rumah ada beberapa hal yang harus ada yaitu sentral telekomunikasi yang memancarkan sinyal listrik yang membawa kode digital suara, pesawat telepon rumah penerima yang bisa menerjemahkan kode digital sinyal aliran listrik menjadi suara dan saluran kabel yang menghubungkan keduanya. Semakin kuat sinyal listrik yang dipancarkan dari sentral telekomunikasi, semakin cepat dan kuat arus listrik yang dialirkan kabel telepon yang menghubungi, dan semakin bagus pesawat telepon yang menerima, maka suara yang didengarpun akan semakin jelas dan jernih. Begitujuga dengan energy tubuh manusia, semakin aktif sel-sel otak, semakin kuat sinyal perintah neurotransmitter yang dikirim otak dan semakin bagus jaringan syaraf yang kita punyai, maka semakin tubuh kita bisa menjadi lebih sehat, lebih kuat, termasuk lebih sakti !
Contoh lainnya adalah proses bagaimana kita lupa akan sesuatu yang pernah kita lakukan atau alami, sebetulnya memori / data rekaman kenangan tetap ada tersimpan diotak, tapi karena otak tak bisa mengirim sinyal perintah ke bagian otak tempat memori tersimpan, jadi otak tak bisa mengakses / mengingat data memorinya. Dan karena sel-sel otak manusia umumnya yang aktif hanya sedikit (sekitar 2,5%) maka otak hanya mampu menjangkau dan mengendalikan sedikit sekali bagian-bagian tubuh termasuk ATP-ATPnya. Karena sinyal otak neurotransmitter yang dikirim tidak sampai kebagian tubuh dan ATP yang dikehendaki, dan metabolisme tubuh juga tidak mendukung., sehingga menyebabkan energy tubuh yang bisa digunakan dan dibangkitkanpun hanya sangat sedikit sekali (sekitar 2,5%) dari total cadangan energy dalam tubuh manusia. Jika kita menggunakan seluruh otak yang kita punya (100%) kita akan menjadi sangat sakti, karena kita bisa membangkitkan semua cadangan energy tubuh yang kita punya. Khalifah dimuka bumi Sebetulnya saya pikir Nabi Adam,as (bapak pertama manusia) dan generasi keturunan beliau yang pertama, mereka mempunyai tubuh yang sedikit berbeda dan jauh lebih bagus dengan manusia sekarang, terutama dalam kemampuan otak dan energy mereka. Mereka bisa langsung mengakses ke energy tubuh mereka, membangkitkan dan mengerakannya dengan pikiran, karena otak mereka hampir 100 % aktif dan tubuh merekapun seluruh DNAnya juga aktif. Allah SWT menciptakan Nabi Adam,as secara ‘langsung’ sehingga ‘buatan langsung’ Allah SWT tentu sangat luarbiasa (di Al Qur’an dijelaskan manusia telah diciptakan dengan bentuk fisik yang sebaik-baiknya dan paling sempurna dari mahluk lainnya) ! Ingat dalam Al-Qur’an dijelaskan Allah SWT mengajarkan ke Nabi Adam, semua ‘nama’ benda diseluruh alam semesta, dan bahkan mahluk Allah SWT lainnya sendiri disuruh sujud (sujud penghormatan bukan sujud menyembah) oleh Allah SWT kepada Nabi Adam,as. “Nama” (Asma) dalam bahasa Arab disini pengertiannya saya pikir bukanlah cuma sekedar nama benda tapi juga meliputi semua informasi tentang benda tersebut yang membedakan benda itu dengan benda lainnya. Jadi mungkin Nabi Adam,as, dianugerahi kemampuan otak yang luar biasa (dimana beliau bisa menggunakan seluruh kemampuan otaknya) sehingga semua ‘informasi’ yaitu kandungan kuantitas & kualitas molekul, sifat reaksi ikatan antar atom, dll dari semua benda dialam semesta bisa diketahui sampai ketingkat atom-atomnya. Jadi wajar kalau mereka mungkin sakti2, bisa terbang, bisa teleportasi (mungkin Nabi Adam,as dan isteri beliau Siti Hawa,as ‘turun ke bumi’ dari ‘surga’ dengan cara teleportasi / perpindahan materi dengan mendematerialisasikan tubuh, ingat ‘surga / jannah (jannah artinya suatu taman)’ disini bukanlah surga abadi yang akan di berikan untuk orang-orang beriman sesudah hari kiamat, mungkin ini ada disuatu tempat dialam semesta, karena surga yang asli telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, penduduknya tidak akan dikeluarkan, didalamnya tidak ada perkataan / pebuatan yang menimbulkan dosa). Bahkan mungkin tulisan dan bahasa tidak digunakan oleh Nabi Adam,as, keluarga dan keturunan pertamanya karena mereka bisa langsung berkomunikasi dengan gelombang otak (pikiran) dari otak ke otak, salah satu buktinya ada di Kitab Perjanjian Lama (Taurat), disana dijelaskan bahwa manusia generasi pertama, mereka tidak mengenal bahasa dan tulisan karena berkomunikasi langsung dengan pikiran. Jadi mungkin mereka berkomunikasi cuma dengan saling pandang saja dan tanpa ada batasan jarak, dengan tanpa bicara sepatah katapun tapi masing-masing bisa memahami ide-ide komunikasi pikiran mereka. Menurut riwayat, manusia pertama yang mula-mula pandai menulis dan membaca adalah Nabi Idris,as, yaitu beberapa generasi keturunan setelah Nabi Adam,as. Dan wajar juga jika umur mereka bisa sampai ribuan tahun, Nabi Nuh diriwayatkan umur beliau sampai 950 tahun dan tubuh merekapun bisa sampai lebih dari 30 meter tinggi dan lebar 3,5 meter (di dekat Istana Pothala Tibet menurut satu buku, ada sepasang mayat ‘leluhur’ yang mempunyai ukuran tubuh lebih dari 4 meter dan berwajah mirip alien).
Logikanya kondisi dan cuaca alam dizaman Nabi Adam,as jelas berbeda dengan zaman sekarang, seperti suhu bumi masih sangat ekstrim, banyak dinosaurus / binatang buas raksasa yang berbahaya, sehingga kalau manusia tidak mempunyai tubuh yang sakti saya pikir sulit untuk bertahan hidup di masa itu dimana alat-alat modern sekarang belum ada. Mungkin inilah salah satu modal manusia pertama Nabi Adam, as yang ditugaskan menjadi seorang Khalifah dimuka bumi.
Junk DNA Dan ada satu hal yang menarik yang bisa jadi bukti bahwa tubuh manusia sekarang berbeda dengan tubuh manusia generasi awal adalah dengan ditemukan bahwa tubuh manusia sekarang sebagian besar (sekitar 97%) DNAnya ternyata tidak memiliki kode informasi (non-coding DNA) dan hanya sebagian kecil (3%) yang punya !
Tubuh kita disusun dengan mempunyai panduan desain (blue print) yang tersimpan dalam kromosom sel kita dalam bentuk rantai double helix Deoxyribo Nucleic Acids (DNA). Tubuh mempunyai sekitar 3-4 juta genes dan setiap inti sel punya sekitar 100.000 gen. Genes ini yang bertanggungjawab atas semua aturan karakter tubuh (termasuk warna kulit-rambut-mata kita, tinggi-berat tubuh, sifat, dll ), penyusunan dan pengaturan fungsi organ tubuh, dan struktur genes, yang merupakan bagian paling sederhana dari system tubuh, dll.
Tapi pengetahuan tentang bagian system paling penting, pengaturan genes sendiri masih belum lengkap diketahui manusia sekarang. Kode bahasa genetic genes ini hanya diketahui orang sebagian kecil saja. Sampai sekarang, hanya sekitar 3% dari DNA yang diketahui fungsinya, sisanya 97% dari seluruh DNA tubuh manusia dianggap tidak mempunyai kode informasi (non-coding DNA), karena itu disebut "junk (sampah) DNA". Tapi scientists sekarang pada umumnya percaya bahwa DNA ‘sampah’ ini musti menyimpan sesuatu kode informasi. Tapi kode dan fungsinya belum diketahui sepenuhnya. Ada 2 teori yang mencoba menjelaskan tentang kenapa tubuh terdiri dari sebagian besar non-coding DNA. Satu theory bilang bahwa non-coding DNA adalah "sampah" karena terdiri dari sequences (urutan) yang diproduksi secara acak sehingga kehilangan kemampuan meng’kode’kan atau genes hanya menduplikasi sebagian sehingga tidak mempunyai fungsinya.
Theory kedua bilang bahwa non-coding DNA ini ‘egois’, karena DNA ini lebih suka mereplikasi lebih banyak dengan efisien dari yang coding DNA, walaupun ini tidak menghasilkan keuntungan selektif (yang sebenarnya cuma bersifat merusak karena tidak ada gunanya seperti benalu). Tapi teori-teori ini sendiri punya banyak persoalan, sehingga tidak diacuhkan bahkan oleh yang membuat teori ini sendiri. Pertanyaan yang utama yang melawan teori “DNA sampah” dan “DNA egois” ini adalah “kenapa Tuhan yang Maha Sempurna menciptakan tubuh manusia terdiri dari sebagian besar DNA yang ‘cacat / rusak’, tidak mempunyai informasi (non-coding) sehingga tidak ada gunanya ?"
Anggapan bahwa sebagian besar dari DNA kita adalah ‘sampah’, telah mengabaikan fakta bahwa satu hal kunci organisme biologis adalah berupaya mengeluarkan energy yang seoptimal / seefisien mungkin. Untuk membawa sejumlah luar biasa banyaknya molekul (DNA) yang ‘tidak diperlukan’ jelas tidak efisien. Jadi tidak mungkin tubuh terdiri dari 97% DNA yang tidak ada fungsinya. Bukti baru kini banyak mengindikasikan ada banyak fungsi-fungsi DNA ‘junk’ ini, termasuk panduan aturan gen yang bervariasi. Ini berarti bahwa yang dikatakan non-coding DNA ini ternyata mempengaruhi sifat genes, the "coding DNA", dengan cara-cara yang penting. Walau masih belum diketahui banyak tentang hubungan antara non-coding DNA dan genes DNA. Penelitian terbaru oleh seorang ilmuwan muslim, Dr. Ahmad Khan, menemukan bahwa DNA yang disebut ‘junk’ ini ternyata bisa jadi merupakan rangkaian ayat-ayat Al Qur’an (di Al-Qur’an, Allah SWT telah menjelaskan ayat-ayat Allah selain ada dialam semesta juga ada dalam diri manusia). Kode-kode genetika rantai kodon di kromosom manusia yaitu: T, C, G, A masing-masing kode nucleotida akan membentuk huruf arab jika dirangkai dan membentuk ayat-ayat Al-Qur’an. Dan kini ia telah menemukan 1/10 dari Al-Qur’an di DNA manusia. Jika kita bisa mengaktifkan non-coding DNA tubuh kita ini yang menyusun 97% DNA kita, kita mungkin bisa membuka pesan-pesan kode yang tersembunyi dan jika kita bisa memfungsikannya mungkin kita bisa memperoleh keuntungan yang sangat banyak. Lalu pertanyaannya kenapa manusia sekarang tidak lagi mewarisi kemampuan tubuh yang hebat ini, dari leluhur kita Nabi Adam AS padahal kita semua adalah keturunan beliau ?
jawabannya karena sifat manusia yang MALAS. Sifat manusia selalu ingin yang enak, mudah dilakukan, yang instan, dll, ini menyebabkan tubuh manusia bermutasi secara perlahan selama jutaan tahun menjadi berkurang kemampuannya, karena tubuh manusia cenderung jika tidak dipergunakan akan selalu menurun kemampuannya. Contoh sederhananya adalah kalau kita malas berolahraga badan jadi lemas, lemah, dan gampang sakit jika dibandingkan kita sering olahraga. Contoh lain adalah warna kulit yang tadinya sama akhirnya bermutasi dalam jutaan tahun jadi berbeda-beda, ras Caucasian dan Mongoloid warna kulitnya putih cerah karena hidup didaerah 4 musim sehingga jarang terkena sinar matahari, jika dibanding ras Negroid dan ras Polynesia yang berkulit hitam dan gelap karena lebih banyak terkena sinar matahari. Dan karena ini berlangsung selama ribuan / jutaan tahun sehingga otak manusia dan DNA-nya yang aktif 100% kini tinggal jadi sekitar 2,5 -3% saja, sehingga energy tubuh yang bisa digunakan awalnya hampir 100% kini juga tinggal 2,5% juga. Tapi terkadang setiap orang dalam keadaan terdesak bisa memakai energy tubuhnya lebih besar dari normal, seperti orang bisa lari sangat cepat ketika dikejar-kejar anjing, seorang ibu bisa mengangkat mobil untuk menolong anaknya yang kecelakaan. Atau dalam keadaan otak tertentu seperti tidur berjalan, trance, atau melepas sukma, sehingga orang bisa berjalan diatas air, melompati tembok setinggi 2 meter, dll. Juga rahasia kenapa orang yang sering berkonsentrasi / fokus pikirannya bisa sakti (seperti wali, pendeta, pertapa, fakir, yogi, dll) atau misalnya Siddharta “Budha” Gautama yang bertapa di hutan dibawah pohon bodhi selama 6-7 tahun dan akhirnya mendapat “pencerahan” dan menjadi sakti. Hal ini disebabkan karena dalam keadaan-keadaan tertentu diatas, otak bisa langsung mengirim sinyal perintah neurotransmitter ke ATP untuk menghasilkan energy dan otak bisa mengakses ke energy tubuh mereka dengan jalan pintas (shortcut) yang cepat tanpa proses reaksi kimia tubuh normal yang lebih lama dan lebih rumit (yang salah-satunya melibatkan O2 atau reaksi-reaksi kimia yang panjang). Tapi memang keadaan diatas cuma berlangsung sebentar / sementara saja (tidak permanen) karena otak tak bisa mempertahankan hubungan dengan energy tubuhnya lebih lama lagi. Dan karena orang yang sering berkonsentrasi / fokus pikirannya sudah lama terbiasa demikian sehingga otak mereka telah membuat ‘saluran’ hubungan langsung yang lebih bagus dengan energy tubuhnya dan lebih permanen daripada orang pada umumnya, sehingga keadaannyapun permanen dan bisa dilakukan kapan saja mereka mau. Tapi jangan disangka hal ini gampang dilakukan karena mungkin perlu latihan bertahun2 atau bahkan puluhan tahun untuk menjadi seperti itu. Pertanyaannya sekarang apakah kita bisa mengakses energy ditubuh secara langsung dengan cepat ? jawabannya BISA, tapi membutuhkan keadaan otak khusus tertentu sehingga bisa mengakses energy ditubuh secara langsung dengan cepat dan ini terasanya bahwa kita hanya akan MERASAKAN BAGIAN DALAM TUBUH SAJA (seperti urat, otot, pembuluh darah, tulang, dll) saja, sedang tubuh bagian luar (seperti kulit, daging bagian luar) tidak terasa sama sekali, dan ini cukup sulit dilakukan karena selain membutuhkan keadaan otak khusus tertentu juga membutuhkan konsentrasi yang bagus untuk mempertahankannya lebih lama. SIFAT ENERGY TUBUH Energy tubuh berasal dari proses kimia tubuh, dan karena sifatnya yang berbentuk energy sehingga bisa diubah-ubah sifatnya, energy tubuh bisa berupa energy panas yang terasa seperti hawa panas / dingin, bisa juga bersifat seperti listrik. Dilihat dari sifatnya, energy tubuh ini bersifat 2 jenis yaitu panas dan dingin, dan kedua energy ini sama-sama dibutuhkan oleh tubuh manusia, karena jika salah-satunya tidak ada / kurang maka tubuh akan kehilangan keseimbangan metabolismenya, karena masing-masing mengimbangi dan saling melengkapi satu sama lainnya. Tubuh mempunyai dua mekanisme metabolisme yang walau berlawanan saling melengkapi, yaitu ada sistem tubuh yang meng’aktif’kan (misal seperti hormon adrenalin yang membuat tubuh siap sedia / waspada) dan ada juga sistem yang meng’pasif’kan (misal seperti hormon endorphin yang membuat tubuh ngantuk / relaks). Karena jika hanya ada satu sistem akan berbahaya bagi tubuh (tubuh akan lelah karena bekerja terus) Dan semua hal yang dialam semesta ini juga selalu terdiri / terbagi dari 2 hal yang saling berbeda / berlawanan tapi saling melengkapi dan saling membutuhkan, seperti ada laki-laki–perempuan, baik-buruk, sehat-sakit, dll.

PANAS Energy tubuh panas ini bila sudah bangkit / terbuat akan terasa seperti hawa (gas) panas yang memancar dan mengalir di dalam tubuh. Mirip dengan uap / hawa hangat yang terpancar keluar dari air mendidih. Tubuh lebih banyak memfungsikan hawa panas ini menjadi ‘bahan bakar’ sel untuk bermetabolisme dan menjaga tubuh agar tetap hangat. Termasuk produksi hormon, dan enzim yang bersifat ‘aktif” seperti hormon adrenalin (yang membuat tubuh waspada, dan aktif), atau hormon seks (sehingga terkadang orang suka mendinginkan tubuh / ‘mandi air dingin’ untuk meredakan nafsu seksnya). Energy panas bisa diproduksi dengan cara pengejangan tubuh sewaktu mengeluarkan napas, hal ini mungkin berkaitan dengan sifat energynya yang ‘aktif’ sehingga ketika tubuh dikejangkan waktu mengeluarkan napas, tubuh memproduksi energy panas. v Energy tubuh DINGIN Energy tubuh dingin ini bila sudah bangkit / terbuat akan terasa seperti hawa (gas) dingin yang memancar dan mengalir di dalam tubuh. Mirip dengan uap / hawa dingin yang terpancar keluar dalam lemari pendingin. Sekalipun tidak biasa terasa dalam keadaan normal, hawa dingin ini juga suka timbul bersama-sama dengan hawa panas ketika tubuh berusaha membunuh virus yang masuk dengan cara membuat suhu tubuh berubah-ubah (demam), karena virus tidak akan bisa hidup jika suhu tubuh berubah-ubah. Energy dingin ini mempunyai sifat ‘pasif / yin’, sehingga berbeda dengan hawa panas yang bersifat ‘aktif / yang’, sehingga tubuh lebih menggunakan energy dingin ini untuk metabolisme sel dan produksi hormon / enzim yang bersifat ‘pasif’ seperti hormon noradrenalin yang membuat tubuh relaks, istirahat, dll. Energy dingin yang berlebihan ditubuh bisa mengakibatkan metabolisme tubuh ‘melambat’, produksi hormone dan protein yang berkurang, dan hal ini menyebabkan kita bisa tidak punya nafsu selera atau impoten. Oleh karena itu energy dingin harus dimbangi dengan energy panas dalam kadar yang seimbang dalam tubuh. Berbeda dengan energy panas, energy dingin bisa diproduksi dengan cara pengejangan tubuh sewaktu menahan napas, hal ini mungkin berkaitan dengan sifat energynya yang ‘pasif’ sehingga ketika tubuh dikejangkan waktu menahan napas, tubuh memproduksi energy dingin.

BANGKITNYA CADANGAN ENERGY TUBUH Tanda dari cadangan energy tubuh (tenaga dalam) sudah bangkit / telah diproduksi adalah dengan terasanya semacam hawa yang memancar didalam tubuh, dan ada 2 jenis energy yang timbul tergantung dari pola latihan yang dilatih, bisa energy panas atau energy dingin. Pertama kali yang paling awal terasa setelah berlatih biasanya badan menjadi hangat keringatan, dan capek, pegal, dan bosan tentunya. Setelah beberapa waktu kita berlatih, badan akan terasa semakin panas, dan berbeda dari sebelumnya yaitu mulai terasa ada semacam hawa panas (atau hawa dingin tergantung dari cara latihannya atau metabolisme tubuh orangnya) yang muncul di tubuh. Biasanya yang paling sering terasa pertama kali ada di perut bagian bawah atau dari uluhati, mungkin ini sebabnya banyak orang menyangka sumber TD itu dari bawah perut (tantien / solar plexus) / uluhati, padahal bukan, tapi yang benar dari seluruh bagian sel tubuh manusia. Awalnya, hawa panas / dingin itu suka muncul atau hilang, tergantung dari konsentrasi kita, karena hawanya masih kecil. Lalu semakin lama kita berlatih semakin kuat hawa panas itu, dan juga hawa panas ini tidak mengalir jauh / statis. Hal penting dalam latihan TD, yaitu kita harus konsentrasi yang kuat-kuat untuk merasakan energy kita walau sekecil apapun itu (kalau tidak terasa apa-apa, bayangkan saja dengan konsentrasi, bahwa hawa panas (atau dingin) itu mengalir seperti aliran listrik didalam tubuh, nanti lama-lama hawa panas akan mulai terasa. Jangan terlalu mementingkan kejangnya, pengejangan hanya untuk membantu saja supaya energy bisa bangkit lebih cepat. Dan salah satu yang penting adalah kalau latihan TD, usahakan waktu menahan napasnya selama mungkin, supaya hawa panasnya bisa bangkit. Jadi yang penting untuk yang baru belajar tenaga dalam ialah rasakan dulu hawa panasnya, jangan memikirkan yang lain, karena terkadang saya suka mendengar para pelatih mengajarkan kemurid pradasar, ucapan seperti: “putar hawa panasnya diuluhati”, “salurin saja TD ke pasien”, dll, hal ini tidak salah cuma musti dipikirkan juga apakah murid-murid pradasar itu sudah merasakan hawa panasnya atau belum ? kalau belum, apa yang mau diputar atau disalurin ? karena memutar dan menyalurkan hawa panas bagi yang baru berlatih itu sangat susah !

PENYALURAN / MENGGERAKAN ENERGY Kenapa saya membedakan pembangkitan dan penyaluran ? karena setiap energy tubuh (hawa panas / dingin) yang telah terbuat, sifatnya cenderung stabil disel-sel tubuh tempat ia dibuat, sehingga energy itu harus di digerakkan / dialirkan ke bagian tubuh lainnya. Sehingga setelah bangkit, kini coba gerakkan hawa itu ketempat lain ditubuh Biasanya yang paling banyak bangkit awalnya ialah pada daerah badan yaitu dada dan perut, karena metabolisme tubuh lebih banyak disana. Coba gerakkan hawa ini ke seluruh tubuh terutama anggota2 tubuh seperti kepala, tangan dan kaki. Hal ini sangat penting supaya energy ini bisa semakin kuat dan bisa dipergunakan untuk hal-hal yang diperlukan seperti memecahkan benda2 keras atau untuk menyalurkan energy ke orang lain untuk pengobatan. Menggerakan energy tubuh ini membutuhkan konsentrasi pikiran yang bagus, terutama ketika energy yang dimiliki masih kecil, kalau sudah besar energynya sih tidak terlalu perlu konsentrasi yang penuh.

Dalam hal penyaluran / menggerakan energy ada 4 hal yang penting dilakukan adalah:
1. Menembus / membuka bagian dalam tubuh
2. Mempercepat dan memperbesar arus energy
3. Memusatkan energy ke satu bagian tubuh
4. Mengeluarkan energy keluar tubuh

MENEMBUS / MEMBUKA BAGIAN DALAM TUBUH Untuk menggerakkan energy ke bagian tubuh yang lain, terlebih dahulu kita harus MENEMBUS bagian dalam tubuh kita, yaitu setiap aliran pembuluh darah, otot, urat dan tulang maupun kulit dalam tubuh kita yang masih TERTUTUP. Semua bagian dalam tubuh ini harus kita tembus supaya energy kita bisa mengalir / bergerak ketempat yang lain. Ibaratnya seperti kita mau masuk dengan kendaraan kehutan belantara dimana kita harus lebih dahulu memotong pohon-pohon, semak-semak dan rintangan lainnya, agar kendaraan bisa masuk menembus kedalam hutan. Begitupula bagian dalam tubuh manusia harus ‘ditembus / dibuka’ oleh energy dulu supaya energy bisa mengalir / bergerak didalam tubuh. Jadi kalau dikalangan persilatan dikenal istilah “dibuka jalur tenaga dalamnya” sebetulnya membuka bagian dalam tubuh manusia (yaitu setiap aliran pembuluh darah, otot, urat dan tulang maupun kulit dalam tubuh) ini cukup sulit dilakukan karena membutuhkan energy yang besar untuk membuka jalur-jalur energy di tubuh manusia dan ini sama saja dengan memberi energy TD kepada orang yang dibuka. Jadi bukan “dibuka” diseperti istilah banyak perguruan silat yang sebenarnya cuma sekedar memperkuat tenaga metafisik saja, bukan membuka jalur-jalur energy tubuh (tenaga dalam) di tubuh seseorang dengan energy tubuh (TD). Sedangkan orang yang mempunyai energy tubuh (TD) yang cukup besar untuk membuka jalur2 energy ini dizaman sekarang sangatlah jarang, karena berlatih tenaga dalam itu lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lama jika dibanding dengan berlatih tenaga metafisik. Kenapa setiap pembuluh darah, urat, otot, masih ‘tertutup’ bagi energy tubuh sehingga kita harus menembusnya ? ini karena setiap proses pergerakan energy tubuh dikontrol dan diperintahkan otak dengan cara otak mengirim sinyal elektrokimia neurotransmitter lewat jaringan syaraf ditubuh ke energy tubuh untuk bergerak. Dan sinyal otak ini belum bisa menjangkau atau sampai kesemua bagian tubuh yang dikehendaki, karena membutuhkan reaksi metabolisme tubuh yang mendukung dan ini yang menyebabkan jalur-jalur yang akan dilalui energy masih tertutup / masih susah ditembus. Dan semua bagian dalam tubuh yang dilalui energy ini baru ‘terbuka’ dan bisa dilalui energy setelah energy ini sendiri telah menembusnya / dilalui energy tubuh ini. Ibaratnya seperti siaran TV jika pancaran siaran TV tidak sampai ke daerah TV kita berada, tentu TV kita tidak akan bisa menerima sinyal sehingga tidak akan ada gambar dan suaranya di TV.
Oleh karena itulah FOKUS / KONSENTRASI PIKIRAN sangat PENTING dalam berlatih tenaga dalam, tanpa konsentrasi pikiran yang bagus, akan sulit bagi kita untuk menggerakkan energy ditubuh kita. Proses menembus bagian dalam tubuh ini sendiri cukup sulit terutama kalau energy yang dipunyai masih kecil, dan bahkan untuk menggerakkan energy sejauh 1 cm saja bisa butuh beberapa hari, inipun kalau kita konsentrasi. Sekali energy kita bisa menembus bagian dalam tubuh, maka untuk selanjutnya energy akan lebih mudah bergerak / mengalir pada waktu yang lain. Ini disebabkan karena tubuh sudah ‘MENGINGAT’ sudah di tembus sehingga sinyal otak bisa lebih mudah sampai keenergy dan menggerakannya. Jadi jelas membuka jalur-jalur energy didalam tubuh tidaklah mudah dan dibutuhkan usaha yang pelan-pelan dan secara bertahap, dan inilah yang menyebabkan jarang orang mempunyai energy tubuh yang besar karena membutuhkan usaha dan latihan bertahun-tahun baik untuk membangkitkan dan menggerakkan energy tubuh ini. Lalu apakah tubuh manusia mempunyai jalur-jalur energy khusus seperti yang dikenal di ilmu accupuncture cina, yaitu garis-garis energy tubuh (meridian) ? sebenarnya tubuh sendiri tidak mempunyai jalur energy khusus seperti itu, karena energy tubuh bisa mengalir diseluruh bagian tubuh, dalam setiap aliran pembuluh darah, syaraf, urat, otot, tulang , daging ataupun kulit. Setelah kita terbiasa menyalurkan energy tubuh, biasanya hawa panas yang timbul terkadang mulai “jalan-jalan” sendiri di tubuh, tanpa terkontrol, sehingga kadang-kadang badan / anggota badan (tangan/kaki) suka bergetar
pelan dengan sendirinya.

MEMPERCEPAT & MEMPERBESAR ARUS ENERGY Setelah energy tubuh (hawa panas / dingin) telah menjadi besar dan telah menembus bagian dalam tubuh, maka nanti ketika digerakkan akan terasa mengalir seperti ARUS LISTRIK dan sifatnya seperti energy listrik. Karena yang namanya energy tubuh yang mempunyai ion-ion yang bisa diubah-ubah sifatnya. Biasanya kalau sudah seperti ini kita akan semakin semangat berlatih, dan mengasyikkan, karena kita benar-benar mulai merasakan aliran dan hawa panas TD itu sendiri. Kita mulai dapat menggerakkan hawa panas itu mengalir dengan cepat dan terasanya seperti aliran listrik yang mengalir di aliran darah tubuh dan bisa tersalur ke bagian badan yang kita inginkan (dengan semau kita) cuma dengan pikiran kita dan mengalirnya lebih jauh misal dari uluhati ke ujung jari tangan terus ke jari kaki terus ke kepala, dst. Tentunya hal ini hanya bisa kalau ada 2 faktor yaitu, energy tubuh kita sudah lumayan besar (sehingga mudah untuk digerakkan), dan kita mempunyai konsentrasi yang cukup kuat untuk merasakan dan menggerakkan hawa panas itu. Setelah tahap ini kita bisa menggunakan energy tubuh kita dengan tanpa banyak gerakan lagi (atau bahkan diam saja), tanpa pengaturan napas tertentu lagi (napas normal) dan tanpa pengejangan, karena latihan kita sudah FULL MIND CONTROL (PENGENDALIAN PIKIRAN), yaitu digerakkan dengan fokus pikiran karena energy tubuh kita sudah besar sehingga mudah dibangkitkan atau digerakkan dengan pikiran. Malah terkadang kalau pakai pengaturan napas atau dengan bergerak, suka kagok (jadi gak konsentrasi), tapi jelas hal ini hanya bisa dan boleh dilakukan oleh yang sudah mempunyai energy tubuh yang besar. Jadi jangan heran kalau orang-orang yang sakti dan besar tenaga dalamnya, mereka berlatih tenaga dalam dengan cuma pengendalian fokus / konsentrasi pikiran saja dalam membangkitkan dan mengerakan energy tubuhnya. Jadi kalau kita berlatih jangan cepat bosen, karena kalau kita sudah mencapai tahapan ini, maka kita akan semakin enjoy dan semakin enak latihannya, karena pada tahapan ini kita sudah mulai bisa mengendalikan energy seperti kalau kita lihat di film-film silat. Jadi kalau kita suka lihat di film silat si pendekar-nya kalau mengerahkan energy suka digambarkan aliran energy tubuhnya seperti aliran listrik / hawa panas yang menjalar di sekujur tubuhnya memang dikehidupan nyata benar-benar seperti itu.

MEMUSATKAN ENERGY KE SATU BAGIAN TUBUH Hal lain yang sangat penting dan sangat sulit dilakukan dalam berlatih ialah memusatkan seluruh cadangan energy tubuh hanya disatu bagian tubuh saja dan ini membutuhkan konsentrasi pikiran yang sangat bagus. Tujuannya supaya energy yang dimiliki bisa lebih besar daya kekuatannya dari jika tidak difokuskan. Karena setiap hal yang difokuskan akan menghasilkan daya yang lebih besar dari jika tidak fokus, misalnya saja, cahaya (yang relatif tidak berbahaya) jika difokuskan akan menjadi sinar laser yang bisa memotong besi. Begitupula energy tubuh jika difokuskan akan menghasilkan daya kekuatan yang lebih besar sehingga untuk menghancurkan benda keraspun akan jauh lebih mudah. Karena ketika menghancurkan benda2 keras, yang menghancurkan itu adalah ENERGY yang terdapat dalam tubuh, bukan tubuhnya (bukan otot, tulang ataupun daging tubuhnya) tapi energy yang terkandung di tubuh (ditangan kalau memukul, dikaki kalau menendang, dll). Ingat ! kita disini sedang melatih ENERGY tubuh (bukan tubuhnya, bukan otot, bukan tulang, bukan kulit, dll), tapi ENERGY ! Shalat pun sebetulnya kalau kita betul-betul fokus fikirannya dan dilakukan dengan sikap yang dicontohkan Rasul SAW, maka otomatis energy tubuh kita akan terlatih. Pada tahap ini indera ke-6 dan kepekaan kita akan meningkat cepat sekali terkadang kita bisa merasakan energy orang lain dengan otomatis dari jarak jauh seperti ketika bertemu dengan kita.

MENGELUARKAN ENERGY KELUAR TUBUH Untuk mengeluarkan energy tubuh keluar dari tubuh membutuhkan energy yang besar dan setiap bagian dalam tubuh sendiri harus sudah tertembus setiap jalur-jalurnya sampai kekulit sehingga energy bisa keluar dengan lancar dan ini tidaklah mudah. Untuk mengetahui apakah kita sudah bisa menyalurkan energy keorang lain salah satunya adalah dengan mengeluarkan hawa panas (atau kalau kita berlatih TD dingin maka yang keluar akan sebaliknya yaitu hawa ingin) keluar telapak tangan, yang nantinya di kulit orang yang disalurin energy akan terasa hangat dan semakin hangat kulitnya berarti energy kita sudah tersalur keorang tersebut. Jadi kalau mau nyalurin TD keorang lain itu jauh lebih sulit, kecuali kalau TD yang dipunyai sudah besar kekuatannya yaitu sudah terasa seperti aliran arus listrik, kalo masih kecil jangan harap bisa salurin TD ke orang lain (walaupun ada ilmu TM penyedot TD). Kalau kita salurkan energy keluar tubuh misal tangan maka dari telapak tangan akan terasa ada hawa panas yang terpancar keluar, jadi kalau akang-akang suka lihat film Dragon Ball, lihat Son Goku mengerahkan jurus Kame Hame-nya, suka terlihat semacam bola energy keluar dari telapak tangannya, atau ditembakkan seperti laser itu memang ada seperti itu di kehidupan nyata kalau kita mempunyai energy tubuh yang sangat besar, tapi yah orang yang punya TD sebesar ini sangat jarang sekali. Biasanya kalau sudah berlatih berjam-jam, badan akan terasa seperti “berenang di kolam energy” karena badan itu dipenuhi aliran energy yang mengalir terus-menerus seperti aliran listrik dan badan seperti terendam hawa panas yang mengalir kesana kemari dalam tubuh, jadi kalau untuk tarung kita akan kuat digebukin belasan orang dan kecepatan gerak kita akan semakin cepat. Kadang-kadang seperti merasa jadi “Super Saiyan” di film Dragon Ball itu, karena dari badan suka terasa hawa hangat yang terpancar keluar tubuh kita (walau masih lemah sekali). Bila sudah besar energy tubuhnya, kita bisa memanaskan air dengan hawa panas TD kita tanpa menyentuh air itu, dan bahkan saya pernah baca dimajalah, demontrasi seorang biksu shaolin baru2 ini di biara shaolin, ia waktu itu dites seorang wartawan barat untuk unjuk kemampuan TD, lalu si biksu mengarahkan telapak tangannya ke lengan atas si wartawan tanpa menyentuh (dari jarak1-3 cm) lalu telapak tangan sibiksu digerakkan kebawah, lalu siwartawan merasakan dari telapak tangan sibiksu keluar hawa panas yang membuat darah siwartawan tersedot kebawah seakan2 tumpah ketelapak tangannya.

PENYIMPANAN & PENGENDAPAN ENERGY Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ialah energy tubuh setelah terbentuk dari reaksi kimia ATP mempunyai kecenderungan untuk “mengendap” lagi atau tersimpan disel dalam bentuk ATP lagi. Ketika sel telah kelebihan energy, kelebihan energy ini akan disimpan lagi dalam sel dengan mereaksikan ADP dan phosphate dengan membentuk kembali ATP (prosesnya dibalik). Energy potensial hasil dari penyimpanan ini akan aktif lagi terurai jadi energy yang siap digunakan ketika otak kita (dengan pikiran) mulai menggunakannya lagi, ATP ini akan diuraikan lagi menjadi energy. Jadi sekalipun kita selama beberapa waktu tidak latihan tenaga dalam, energy yang kita punya TIDAK AKAN HILANG, tapi tersimpan lagi menjadi ATP. Kenapa hal ini terjadi ? karena tubuh manusia sangat canggih, ketika tubuh kelebihan energy dan kelebihan energy ini tidak digunakan oleh tubuh maka kelebihan energy ini akan secara otomatis disimpan lagi di sel. Karena itulah biasanya orang yang berlatih tenaga dalam lalu kemudian tidak berlatih / menggunakan energy tubuhnya selama beberapa waktu, kelebihan energynya akan ‘mengendap / tersimpan’ dalam sel dalam bentuk ATP lagi, dan ia perlu waktu untuk membangkitkan energynya lagi. Karena itu kalau kita melatih energy tubuh harus rutin tanpa ada jeda waktu yang lama supaya energynya tidak menjadi ‘mengendap’.
Lalu apakah setelah kita latihan, energy perlu dikumpulkan di suatu bagian tubuh misal perut ? sebetulnya tanpa disimpan di bagian tubuh tertentupun, energy ini secara otomatis akan tersimpan sendiri disel, tapi untuk memudahkan pemusatan energy, kita lebih baik mengumpulkan energy kita setelah latihan. REGENERASI ENERGY Dan salah-satu hal yang menarik dari system energy tubuh kita adalah tubuh mempunyai kemampuan untuk me’regenerasi’ (memproduksi ulang) energy. Ketika tubuh kekurangan energy, seperti ketika kita mengeluarkan energy keluar tubuh atau memberikan energy kita keorang lain (misalnya mengobati) atau disalurkan kebenda, tubuh yang berkurang energy sebesar energy yang di keluarkan akan secara otomatis akan memproduksi energy lagi untuk mengisi kekurangan energynya.
Contohnya ketika kita kelelahan dan kekurangan energy setelah berolahraga, biasanya setelah istirahat sebentar, tubuh kita akan me’recharge’ / memproduksi energy lagi secara otomatis, sehingga kita akan merasa kuat dan segar bugar lagi. Hal ini disebabkan karena tubuh secara otomatis akan ‘MENGINGAT’ ATP-ATP yang telah terurai menjadi energy dengan memproduksi PROTEIN dan ENZIM KHUSUS yang akan mengingat sifat dan kuantitas ATP-ATP yang telah terurai jadi energy, sehingga ketika ATP-ATP ini diuraikan jadi energy lagi, prosesnya akan jauh lebih CEPAT dari ATP yang sama sekali belum pernah terurai sebelumnya. Jadi kita tidak perlu latihan dari awal lagi, cukup latihan sebentar (atau bahkan diam saja), sehingga ketika energy dilatih lagi, tubuh dengan cepat akan memproduksi (meregenerasi lagi) energy sebesar energy yang telah dimiliki sebelumnya. Jadi jangan khawatir energy tubuh kita habis kalau kita memberi energy tubuh ke orang untuk pengobatan atau sehabis memenghancurkan benda keras.

PERBEDAAN TENAGA DALAM DAN TENAGA METAFISIK Perbedaan tenaga dalam & tenaga metafisik yang utama yaitu:
1. Kalo tenaga dalam (energy tubuh) itu jelas terasanya didalam tubuh (terasa mengalir dan memancar dialiran darah, syaraf, pembuluh nadi, kulit dan lain-lain), kalo tenaga metafisik terasanya diluar tubuh (diluar kulit). Terasanya tenaga metafisik (sebenarnya tenaga metafisik juga merupakan energy tubuh) atau yang dinamakan orang dengan Aura itu seperti energy yang memancar diluar tubuh seperti atmosfir melindungi tubuh, kalau kita konsentrasinya sudah bagus bisa merasakan pergerakan molekul-molekulnya. Kalau TM itu tidak keluar dari dalam tubuh, tapi dari luar tubuh seperti ilmu saepi geni yang bisa mengeluarkan hawa panas dari tapak tangan yang bisa menghanguskan orang.
2. Tenaga dalam (energy tubuh) itu kalo udah besar bisa langsung kerasa oleh orang lain (efeknya langsung terasa oleh tubuh), dan bisa dicoba dengan alat ohmmeter jadi jelas sekali ada efeknya (bisa kelihatan efeknya) seperti mukul orang ada angin pukulan yang kencangnya (TM ngga ada angin pukulan). Catatan Kesimpulannya, kita harus selalu menambah ilmu pengetahuan kita sebanyak mungkin, semakin kita tahu akan sesuatu maka kita akan bisa membuat hidup kita lebih baik dan lebih mudah lagi. Begitu juga dengan pengetahuan kita akan energy tubuh manusia ini, semakin kita mengetahui tentang energy tubuh kita, kita akan semakin bisa meningkatkan seluruh kemampuan tubuh dan energy tubuh kita dengan lebih baik lagi. Jadi kunci pembuka kesaktian itu adalah SCIENCE (ilmu pengetahuan) bukan cara-cara yang nggak nyambung yang dilakukan dengan yang diinginkannya (seperti puasa, wirid beribu-ribu ayat, gerak sana gerak sini, dll, sambil dia sendiri nggak mengerti bagaimana proses detail dari manfaat hal yang dilakukannya). Inilah yang sering terjadi dimasyarakat, saya juga kalau mau melatih seseorang, saya hanya mengajarkan apa yang saya tahu betul proses detail dari yang akan saya ajari dan pernah mengalaminya, jika tidak, saya tidak akan mau mengajari karena takut salah (kasihan yang diajari). Jadi kalau mau mengajari tenaga dalam (ataupun kemampuan tubuh lainnya) keorang lain, yang pertama kali harus diajari adalah SCIENCE, ilmu biologi, kedokteran, fisika, dll. Dan setelah mengerti betul proses yang mendasarinya, baru ajari latihan tenaga dalamnya. Kalau nggak begini nantinya kasihan yang diajari, insya Allah, tidak akan maju-maju dan suka melenceng kearah yang aneh-aneh (misal bertapa, campur jurus ini itu, dll). Jelas tulisan saya pasti akan banyak kesalahan, dan kekurangan, karena itu, silahkan tulisan saya ini dikritik, dikoreksi, dan lain-lain tanpa melibatkan emosi berlebihan, karena yang bebas dari kesalahan dan kekurangan hanyalah Allah SWT

TENAGA DALAM

Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan Tenaga Dalam (TD), hanya saja mereka tidak mengetahui bagaimana cara membangkitkan atau mengembangkannya. TD itu sudah ada sejak manusia dilahirkan.

Energi yang digunakan manusia untuk kegiatan sehari-hari adalah sebagian kecil dari energi sesungguhnya yang dimiliki oleh setiap manusia. Ketika seseorang bernafas secara normal, oksigen mencukupi untuk membantu sirkulasi darah, metabolism dan fungsi tubuh lainnya. Teknik pernafasan diajarkan untuk bagaimana mengoptimalkan oksigen didalam tubuh sehingga murid dapat membangkitkan, mengendalikan, dan memanfaatkan energi yang tersimpan tersebut untuk berbagai macam keperluan.

Manusia memiliki unsur kimia tubuh (body chemistry) yang bernama ATP (Adenosin Tri Phospate). ATP ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh. Secara sederhana dapat ditulis sebagai berikut:O2 + ATP + Glikogen Energi.

Energi yang dihasilkan ATP tersebut sangat berlimpah-ruah. Malah dapat dijadikan sebagai kekuatan yang luar biasa apabila manusia dalam kondisi kejiwaan tertentu, seperti terhipnotis, panik, tidur berjalan atau trance. Selain itu, ATP juga berfungsi sebagai energi cadangan. Misalnya, setelah kita berolah raga dan kecapaian kemudian bila diistirahatkan sejenak maka tubuh kita akan pulih kembali. Berdasarkan penelitian, energi yang dihasilkan oleh ATP dalam keadaan sehari-hari hanya menggunakan sekitar 2.5% dari seluruh fasilitas energi tubuhnya. Sedangkan yang 97.5% lainnya tersembunyi sebagai cadangan.

Tenaga Dalam adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau ada juga yang menyebutnya kundalini. Menurut berbagai sumber, Kundalini merupakan bagian dari tubuh manusia yang berbentuk 3.5 lingkaran, terdapat diantara tulang ekor dan kemaluan di bawah pusar. Bentuknya seperti ular yang sedang bergulung atau melingkar. Sebagai catatan, solar plexus bukan merupakan organ tubuh manusia.

Kundalini ini berfungsi sebagai tempat berkumpulnya energi yang dalam berbagai macam istilah disebut Chi, Khi, Kesah, Lwee-Kang, Sin-Kang, Iwe-Kang atau yang lazim disebut dengan tenaga dalam. Dalam hal ini perlu dijelaskan bahwa sumber TD adalah ulu hati, bukan solar plexus seperti anggapan orang selama ini. Padahal Solar Plexus adalah tempat berkumpulnya energi cadangan tersebut setelah dibangkitkan. Karena kesalahpahaman itu orang lain memerlukan waktu yang sangat lama dalam mempelajari Tenaga Dalam.

Dalam proses perangsangan, energi dari hasil reaksi ATP memiliki proses tertentu. Ketika oksigen dihisap secara normal oksigen hanya digunakan sebatas membantu lancarnya peredaran darah, melancarkan metabolisme tubuh dan mensuplai otak dengan kadar yang cukup. Oksigen juga merangsang energi yang ada dalam tubuh untuk menghidupkan aktifitas tubuh yang sempit sekali, hanya cukup untuk menggerakan tubuh secara normal. Tetapi lain halnya dengan pengambilan oksigen secara khusus dalam latihan TD, untuk membangkitkan TD diperlukan oksigen yang banyak dan efektif. Satu-satunya jalan ialah dengan cara mengubah pernafasan biasa menjadi pernafasan special, yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang. Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat, oksigen harus diputarkan secara cepat pula ke seluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat. Karena itu, saat membuang nafas badan harus dikejangkan. Dengan pengejangan tubuh, Oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yg menyerap seluruh energi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi. Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan cara membuang nafas melalui mulut. Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adlah oksigen bersih tanpa CO2. Ini salah satu rahasia juga, mengapa orang-orang yang mempelajari Tenaga Dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit.

Kebanyakan tenaga dalam lebih efektif apabila digunakan dalam pertempuran, sebab memiliki daya hancur yang tinggi dan memilki daya penyembuh yang tinggi pula. Berbeda jauh dengan tenaga metafisik. Tenaga metafisik di dalam mempengaruhi suatu objek sangatlah halus, bahkan dapat dikatakan prosesnya tidak terasa tetapi hasilnya nyata.

Sabtu, 25 Desember 2010

DAYA TARIK HARTA BENDA DUNIAWI

Sepanjang kehidupan, kita punya cita-cita tertentu untuk dicapai: kekayaan, harta benda, dan kedudukan yang lebih baik, serta pasangan dan anak-anak. Inilah di antara cita-cita yang umum bagi hampir semua orang. Segala rencana dan upaya dikerahkan untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Meskipun satu-satunya fakta yang tidak dapat disangkal adalah bahwa segala sesuatunya cenderung menua dan musnah, manusia tidak dapat melepaskan dirinya dari keterikatan terhadap benda-benda. Suatu hari sebuah mobil baru akan ketinggalan zaman; karena sebab-sebab alamiah, tanah pertanian yang subur menjadi gersang; seorang yang cantik kehilangan semua pesonanya ketika ia menua. Di atas segalanya, setiap manusia di muka bumi akan mati, meninggalkan segala sesuatu yang dimilikinya. Namun meskipun terdapat fakta-fakta yang tak terbantahkan ini, manusia menunjukkan kecintaan yang tak terhingga kepada harta benda.

Mereka yang menghabiskan hidupnya dalam kecintaan buta akan harta benda duniawi, akan menyadari bahwa mereka menghabiskan seluruh hidup mereka mengejar ilusi. Mereka akan menyadari keadaan yang menggelikan ini setelah mereka mati. Pada saat itulah akan tampak jelas bagi mereka tujuan akhir kehidupan, yakni menjadi hamba Allah yang ikhlas.

Di dalam Al Quran, Allah cukup banyak menyebutkan "keterikatan yang dalam" ini di dalam ayat-ayat berikut:

Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (QS. Ali 'Imran, 3: 14)

Semua hal di dunia ini kekayaan, pasangan, anak-anak, dan perdagangan menyibukkan banyak orang di dalam hidupnya. Namun, jika mereka dapat memahami kekuasaan dan keagungan Allah, mereka akan paham bahwa semua hal yang diberikan kepada manusia ini hanyalah sarana untuk memperoleh keridhaan-Nya. Dengan cara ini, mereka juga akan memahami bahwa tujuan utama manusia adalah menjadi hamba-Nya. Sedangkan, mereka yang tidak benar-benar beriman kepada Allah memiliki pandangan yang kabur dan pemahaman yang dangkal akan keberadaan mereka karena ambisi-ambisi duniawi mereka. Mereka mengharapkan hal-hal besar dari kehidupan yang cacat ini.

Mengejutkan bahwa manusia melupakan semua tentang Hari Akhirat, tempat tinggal yang sempurna dan mulia baginya, dan merasa puas dengan dunia ini. Kalaupun seseorang tidak memiliki keimanan yang sempurna, adanya "kemungkinan" kecil tentang Hari Akhirat seharusnya membuatnya, paling tidak, bersikap lebih hati-hati.

Orang-orang yang beriman, sebaliknya sangat menyadari bahwa hal ini, sama sekali bukanlah "kemungkinan", namun kenyataan. Karena itulah hidup mereka bertujuan untuk menghapuskan kemungkinan sekecil-kecilnya dari terjerumus ke dalam neraka; seluruh upaya mereka dimaksudkan untuk mencapai surga. Mereka sangat paham pahitnya kekecewaan di Hari Akhirat setelah kehidupan yang habis tersia-sia. Mereka juga menyadari bahwa tumpukan kekayaan, seperti rekening bank yang melimpah, mobil-mobil dan kediaman yang mewah, tidak akan diterima sebagai tebusan bagi azab yang kekal. Lebih-lebih lagi, tak seorang pun keluarga atau teman akrab seseorang akan datang untuk menyelamatkannya dari kesedihan abadi ini. Sebaliknya, setiap jiwa akan berusaha menyelamatkan dirinya sendiri. Namun walau begitu, kebanyakan orang mengira bahwa kehidupan ini tidak berlanjut ke Hari Akhirat, dan dengan serakah merengkuh dunia ini. Allah menyebutkan ini di dalam ayat berikut:

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. (QS. At-Takaatsur: 1-2)

Godaan kepada harta benda duniawi, tak diragukan lagi, merupakan rahasia dari ujian. Allah menciptakan semua hal yang ia limpahkan dengan sangat indah, namun juga singkat usianya. Hal ini hanyalah untuk membuat manusia berpikir dan membandingkan hal-hal yang diberikan kepada mereka di dunia ini dengan Hari Akhir. Inilah "rahasia" yang kita bicarakan. Kehidupan di dunia memang indah; begitu penuh warna dan atraktif, mengungkapkan keagungan penciptaan oleh Allah. Tak diragukan, manusia menginginkan hidup yang baik dan menyenangkan dan, tentu saja, memohon kepada Allah untuk menjalani hidup seperti itu. Namun ini tidak pernah dapat menjadi tujuan akhir, karena tujuan seperti itu dalam hidup tidaklah lebih penting daripada meraih keridhaan Allah dan surga. Karenanya, manusia hendaknya tidak boleh pernah melupakan tujuan utamanya, sembari menikmati segala karunia ini. Allah memperingatkan manusia tentang hal ini di dalam ayat berikut:

Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya? (QS. Al Qashas, 28: 60)

Kesukaan yang sangat akan benda-benda duniawi adalah salah satu penyebab manusia melupakan Hari Akhir. Ada hal lain yang harus diingat: manusia tidak pernah menemukan kebahagiaan sejati di dalam benda-benda duniawi yang ia rengkuh dengan serakah ataupun di dalam perbekalan yang ia upayakan mati-matian untuk miliki. Ini karena nafsu yang kuat susah dipuaskan. Tidak peduli betapa banyak yang dimilikinya, nafsu manusia tidak pernah berakhir. Ia pasti selalu mencari yang lebih banyak dan lebih baik. Karena itulah manusia tidak pernah mendapatkan ketenangan dan kepuasan di dunia ini.

Adakah Kekayaan yang Sebenarnya di Dunia Ini?

Kebanyakan manusia mengira mereka dapat memperoleh kehidupan yang sempurna begitu mereka bertekad untuk itu. Lebih jauh lagi, mereka mengira bahwa kualitas hidup yang tinggi bisa dicapai dengan memiliki lebih banyak uang, standar hidup yang lebih baik, keluarga yang bahagia, dan kedudukan yang terhormat di masyarakat. Namun, orang-orang yang mencurahkan seluruh waktu mereka untuk memperoleh hal-hal se-perti itu jelas-jelas melakukan kesalahan. Pertama, mereka hanya berjuang untuk meraih ketenteraman dan kebahagiaan di dunia ini dan sama sekali melupakan Hari Akhirat. Walaupun terdapat fakta bahwa tujuan utama mereka adalah menjadi hamba Allah di dunia ini dan mensyukuri apa-apa yang dianugerahkan-Nya, mereka menghabiskan hidup untuk memenuhi berbagai hasrat mereka yang sia-sia.

Allah memberitahukan betapa remeh dan menipunya daya tarik dunia di dalam Al Quran:

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagum-kan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. Al Hadiid, 57: 20)



(Kiri) Gambar sebuah monumen Maya di Honduras. (Kanan) Keadaan sekarang dari monumen tersebut, yang suatu ketika merupakan simbol dari peradaban yang besar. Perbandingan ini mengungkapkan sebuah fakta yang mengguncangkan: tidak ada kebesaran yang dapat bertahan terhadap kehancuran di dunia ini.

Tidak mengimani Hari Akhirat atau menganggapnya sebagai kemungkinan yang jauh adalah kesalahan pokok dari banyak orang. Mereka yakin bahwa mereka tidak akan pernah kehilangan kekayaannya. Kesombongan membuat mereka menghindar dari ketundukan kepada Allah dan memalingkan wajah mereka dari janji-Nya. Akhir dari orang-orang seperti ini dikisahkan sebagai berikut:

Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. Yunus, 10: 7-8)

Sejarah telah menyaksikan banyak orang semacam ini. Para raja, kaisar, dan fir’aun menganggap mereka dapat memperoleh keabadian dengan kekayaan mereka yang hebat; pemikiran bahwa ada sesuatu yang lebih berharga daripada kekayaan dan kekuasaan mungkin tidak pernah terlintas pada mereka. Mentalitas yang cacat ini menyesatkan banyak orang, yang sangat terkesan oleh kekayaan dan kekuasaan mereka. Namun, semua orang yang tidak beriman ini menghadapi akhir yang mengerikan. Di dalam Al Quran, Allah memberitahukan tentang mereka:

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar. (QS. Al Mu'minuun, 23: 55-56)

Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. (QS. At-Taubah, 9: 55)



Kota Romawi yang megah kini telah jauh berbeda. Hanya sebuah bangunan teater yang masih bertahan darinya. (Atas) Kondisi masa kini dari teater tersebut. Sekarang tidak ada lagi jejak bahwa orang-orang pernah hidup di sana dengan segala kemegahan.

Orang-orang ini sebenarnya telah mengabaikan sebuah poin yang sa-ngat menentukan. Semua kekayaan dan segala sesuatu yang dianggap penting adalah milik Allah. Allah, Pemilik sebenarnya segala kekayaan, memberikannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Sebagai balasannya, manusia diharapkan untuk bersyukur kepada Allah dan menjadi hamba-Nya yang taat. Hendaklah diingat bahwa tidak seorang pun dapat menghalangi pemberian Allah kepada seseorang. Sebaliknya, begitu kekayaan seseorang dicabut, tiada selain Allah yang kuasa mencegahnya. Dengan inilah, Allah menguji manusia. Namun, orang-orang yang melupakan Pencipta mereka dan hari penghisaban tidak mengindahkan ini:

Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (hanya sedikit) . (QS. Ar-Ra'd, 13: 26)

Pentingkah Kekayaan dan Kedudukan di Dunia?

Kebanyakan orang percaya bahwa kehidupan yang benar-benar tenteram dapat dicapai di dunia ini. Mentalitas ini menganjurkan bahwa seseorang dapat menemukan kebahagiaan sejati dan mendapatkan penghormatan dari orang lain melalui kekayaan. Mentalitas serupa meyakini bahwa begitu terpenuhi, kesenangan ini akan berlangsung hingga ke akhir dunia. Namun, kebenarannya justru berlawanan. Manusia tidak pernah dapat mencapai hidup impiannya dengan melupakan Penciptanya dan hari penghisaban. Hal ini karena pada saat dia mewujudkan satu sasaran, dia mulai memikirkan yang lainnya. Tidak puas dengan banyaknya yang diperoleh, ia menerjuni bisnis yang baru. Dia tidak merasakan kepuasan apa pun dari flatnya yang baru begitu ia melihat rumah tetangganya yang didekor penuh seni, atau bisa juga, karena dekorasi rumahnya adalah gaya tahun lalu, yang sudah ketinggalan zaman, mendorong ia untuk mendekor ulang. Begitu pula, karena gaya dan cita rasa berubah secara drastis, dia mengimpikan pakaian-pakaian yang lebih mutakhir karena ia tidak puas dengan apa yang telah dimilikinya. Psikologi orang yang tidak beriman dijelaskan dengan gamblang dalam ayat berikut:

Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian. Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak, dan anak-anak yang selalu bersama dia, dan Ku lapangkan baginya dengan selapang-lapangnya, kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya. (QS. Al Mudatstsir, 74: 11-15)

Seseorang yang berpikiran sehat dan berpemahaman jelas akan mengakui bahwa para pemilik rumah besar dengan kamar yang lebih banyak dari penghuninya, mobil-mobil mewah, atau lemari pakaian besar hanya mampu menggunakan sebagian terbatas dari harta bendanya. Jika Anda memiliki rumah terbesar di dunia, apakah mungkin menikmati setiap kamar pada saat bersamaan? Begitu pula, jika Anda mempunyai sebuah lemari pakaian berisi berbagai busana yang mengikuti mode terakhir, berapa banyak yang dapat Anda kenakan dalam sehari? Pemilik rumah besar dengan lusinan kamar, sebagai suatu entitas yang dibatasi ruang dan waktu hanya dapat tinggal di sebuah ruangan pada suatu waktu. Jika Anda ditawari semua makanan lezat dari restoran terkenal, lambung Anda hanya akan menampung sedikit; jika Anda berusaha memaksakan lebih banyak, hasilnya lebih merupakan siksaan, bukannya kesenangan.

Daftar ini dapat diperpanjang lagi, namun fakta yang paling mengejutkan adalah bahwa manusia ditakdirkan hidup pada masa yang sangat terbatas untuk menikmati kemewahan dari harta bendanya. Manusia dengan cepat menuju akhir hidupnya, namun dia jarang sekali mengakui ini semasa hidupnya dan menganggap kekayaannya akan memberinya kebahagiaan abadi, seperti disebutkan ayat berikut:

Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. (QS. Al Humazah, 104: 3)

Manusia dibutakan oleh kekuasaan hartanya sehingga ketika ia menghadapi akhir yang menakutkan di hari penghisaban, dia masih akan berusaha melepaskan diri dari azab dengan menawarkan hartanya:

Sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dan istrinya dan saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia). Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya kemudian tebusan itu dapat menyelamatkannya. Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak. (QS. Al Ma'aarij, 70: 11-15)

Walau demikian, sebagian manusia menyadari bahwa kekayaan, kemakmuran, dan harta yang banyak berada di bawah pengawasan Allah. Dengan demikian, mereka sangat menyadari bahwa jabatan dan status adalah hal yang menertawakan. Hanya orang-orang inilah yang benar-benar memahami bahwa harta benda ini tidak akan menyelamatkan mereka di hari akhir. Karena itu, mereka tidak berani memburu barang berharga di dunia ini. Menyombongkan diri bukanlah ciri yang akan Anda temui dari orang-orang yang sederhana seperti ini. Karena tidak pernah melupakan keberadaan Allah Yang Mahakuasa, mereka mensyukuri apa-apa yang Dia berikan. Sebagai balasan, Allah menjanjikan kehidupan yang terhormat dan menyenangkan bagi mereka. Orang-orang yang memercayai Allah dan menjadikan pengabdian kepada Allah sebagai tujuan akhir hidup mereka menyadari bahwa mereka hanya dapat menikmati benda-benda duniawi untuk jangka waktu yang terbatas dan bahwa benda-benda duniawi tidak sebanding dengan kelimpahan abadi yang dijanjikan. Kekayaan tidak pernah membuat orang-orang seperti itu terikat dengan kehidupan ini. Sebaliknya, membuat mereka semakin bersyukur dan dekat kepada Allah. Mereka menyikapi setiap orang dan setiap masalah dengan adil, dan mencoba, dengan apa yang telah Allah berikan, untuk mencapai keridhaan-Nya. Bukannya mencari kesenangan dari kekayaan di dunia ini, mereka berupaya memperoleh nilai-nilai qurani yang diharapkan dari mereka, karena benar-benar menyadari berartinya kedudukan dan pujian di hadapan Allah. Nabi Sulaiman memberikan teladan bagi semua orang sebagai seorang mukmin terhormat yang menunjukkan sifat-sifat itu di dalam hidupnya. Memiliki kekayaan dan kekuasaan yang besar, Sulaiman dengan jelas menyatakan mengapa dia mengejar kekayaan ini:

Maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan." (QS. Shaad, 38: 32)

Kegagalan memahami mengapa harta benda duniawi di dunia ini membuat manusia melupakan bahwa mereka hanya akan mampu menggunakan harta miliknya selama 60-70 tahun, jika mereka ditakdirkan hidup selama itu, dan selanjutnya meninggalkan rumah, mobil-mobil, dan anak-anak mereka. Mereka tidak memikirkan bahwa mereka akan dikuburkan seorang diri. Sepanjang hidup mereka mendambakan kekayaan yang tak akan pernah dapat mereka nikmati.

Namun, mereka yang menganggap kekayaan sebagai penyelamat dan mengabaikan keberadaan Pencipta mereka menanggungkan kesedihan yang pahit baik di dunia ini maupun di hari akhirat.

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka. (QS. Ali 'Imran, 3: 10)

Al Quran telah memberitakan akhir dari mereka yang menunjukkan keserakahan yang tak pernah puas akan harta benda:

yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,
dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya!
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah,
Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?
Api Allah yang dinyalakan,
yang sampai ke hati.
Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,
(sedang mereka) diikat pada tiang-tiang panjang.
(Surat al-Humazah, 104: 2-9)

Kekayaan sejati dimiliki oleh orang-orang beriman yang tidak pernah menunjukkan ketertarikan akan harta benda di dunia ini dan memercayai sebenar-benarnya bahwa hanya Allah-lah yang memberikan segala sesuatu kepada manusia. Merekalah sebenarnya orang-orang kaya di dunia ini; mereka tidak membatasi hidup mereka sekadar 50-60 tahun. Orang-orang yang beriman melakukan perdagangan terbaik yakni membeli surga dengan hidup mereka. Mereka lebih menyukai kekayaan yang kekal dibandingkan yang sementara. Allah memberitahu kita tentang ini di dalam ayat berikut:

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. Janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS. At-Taubah, 9: 111)

Karena mengabaikan fakta-fakta ini, mereka yang "terikat" dengan dunia ini akan segera memahami dengan jelas siapa yang berada di jalan yang benar.

Pernikahan

Pernikahan dianggap sebagai titik balik penting di dalam kehidupan seseorang. Setiap pemuda atau pemudi berharap bertemu dengan idamannya. Pasangan yang baik menjadi tujuan utama dalam hidup dan orang-orang muda nyaris "terindoktrinasi" akan pentingnya menemukan pasangan yang baik bagi dirinya. Namun pada dasarnya, hubungan antara pria dan wanita tidak mempunyai landasan yang kokoh di masyarakat jahiliyah yakni masyarakat yang di mana anggotanya tidak menerima jalan hidup yang qurani. "Persahabatan" adalah semata hubungan romantis di mana kedua jenis kelamin mencari kepuasan emosional. Sedangkan, pernikahan biasanya didasarkan pada keuntungan materiil timbal balik. Banyak wanita berupaya mendapatkan "pria yang sukses" karena mengharapkan standar kehidupan yang tinggi. Dengan tujuan semacam itu, seorang gadis muda dapat dengan mudah menerima seorang yang tidak ia cintai sebagai pasangan seumur hidup. Sebaliknya, yang dicari seorang pria pada seorang wanita seringkali adalah "wajah yang cantik".

Namun sudut pandang masyarakat jahiliyah ini mengabaikan sebuah fakta teramat penting: semua nilai kebendaan pada akhirnya pasti tumpas. Allah dapat menarik kembali kekayaan seseorang dengan seketika. Begitu pula, hanya perlu beberapa detik untuk kehilangan wajah yang cantik. Misalnya, jika kita setiap hari pergi dan pulang bekerja di kota besar, kapan saja kita dapat terkena kecelakaan yang mungkin meninggalkan bekas luka yang tetap dan mengerikan di wajah. Sementara itu, waktu menyebabkan kerusakan yang tak dapat diperbaiki terhadap kesehatan, kekuatan, dan kecantikan kita. Di bawah kondisi yang tidak dapat diramalkan seperti itu, apa konsekuensi dari sistem yang murni berlandaskan nilai-nilai materialistik? Misalnya, bayangkan seorang pria yang menikahi seorang wanita hanya karena dia terkesan akan parasnya yang cantik. Apa yang akan dipikirkannya jika wajah wanita itu rusak parah karena kecelakaan? Akankah ia meninggalkan wanita itu ketika mulai muncul keriput di wajahnya? Jawabannya tidak diragukan akan mengungkapkan dasar pemikiran materialistik yang tidak masuk akal.

Sebuah pernikahan menjadi berharga tatkala dimaksudkan semata untuk mencapai keridhaan Allah. Jika tidak, pernikahan akan menjadi beban baik di dunia ini maupun di alam setelahnya. Jika pun tidak di dunia ini, manusia pada akhirnya akan memahami di hari akhirat, bahwa ini bukanlah jalan yang patut bagi jiwa manusia. Namun, saat itu sudah terlambat; pada hari penghisaban, dia akan menjadikan istrinya, yang dekat dengannya di dunia ini, sebagai tebusan bagi keselamatan dirinya. Kengerian pada hari itu akan membuat semua hubungan di dunia ini kehilangan arti. Allah memberikan penuturan rinci tentang hubungan antara anggota-anggota keluarga pada hari akhirat pada ayat berikut:

Sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dan istrinya dan saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya. (QS. Al Ma'aarij: 11-13)

Jelaslah dari ayat ini bahwa manusia tidak lagi akan mengikatkan kepentingan apa pun kepada wanita, teman, saudara lelaki atau perempuan, pada hari penghisaban. Dalam upaya mereka yang mati-matian untuk diselamatkan, setiap orang sudi menjadikan keluarga dekat atau kerabatnya sebagai tebusan bagi keselamatan mereka sendiri. Lebih-lebih lagi, orang-orang ini akan kutuk-mengutuk karena mereka tidak pernah saling mengingatkan tentang akhir mengerikan seperti itu. Di dalam Al Quran, diceritakan tentang Abu Lahab yang menerima azab selama-lamanya di dalam neraka bersama istrinya:

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut. (QS. Al Lahab, 111: 1-5)

Jenis pernikahan yang diterima Allah adalah yang didasarkan pada kriteria yang sama sekali berbeda. Berlawanan dengan pernikahan yang lazim di masyarakat jahiliyah, di mana orang-orang tidak mengindahkan akan memperoleh keridhaan Allah, kriterianya bukanlah uang, ketenaran, atau kecantikan, namun sebuah pernikahan ditujukan untuk mencapai keridhaan Allah. Bagi orang-orang mukmin, satu-satunya kriteria adalah ketakwaan, yakni 'menjauhi segala yang dilarang, melakukan segala yang disuruh, dan takut kepada Allah. Begitu pula, seorang mukmin hanya dapat menikahi seseorang yang menunjukkan ketaatan yang penuh kepada Allah. Orang-orang mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan di dalam pernikahan ini. Berikut adalah ayat yang bersangkut paut dengan ini:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar-Ruum, 30: 21)

Dengan ketakwaan sebagai ikatan satu-satunya, orang-orang mukmin pastilah akan memperoleh kehidupan yang menyenangkan di Hari Akhirat. Tatkala mereka saling memperingatkan akan kebajikan dan saling membimbing ke surga sepanjang hidup mereka, mereka juga akan menjadi teman dekat selamanya. Hubungan mereka adalah seperti yang digambarkan berikut ini:

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (QS. At-Taubah, 9: 71)

Anak-Anak

Sebuah ambisi terbesar manusia adalah meninggalkan anak-anak yang akan membawa nama keluarga ke masa mendatang. Namun, jika tidak dimaksudkan untuk mencari ridha Allah, ambisi ini mungkin saja menjadi faktor yang menjauhkan manusia dari jalan Allah. Seorang diuji dengan anak-anaknya; dalam artian, ia diharapkan untuk memperlakukan mereka dengan cara yang dapat meraih ridha Allah.

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan, dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. Ath-Thaghabun, 64: 15)

Dalam ayat tersebut, penggunaan kata 'ujian' sangat penting. Bagi banyak orang, mempunyai keturunan adalah salah satu tujuan terpenting dalam hidup. Namun, di dalam logika Qurani, seorang mukmin menginginkan keturunan untuk memperoleh keridhaan Allah semata. Sebaliknya, jika hanya demi memuaskan keinginan seseorang akan keturunan, mempunyai anak hanya akan bermakna menyekutukan Allah. Contoh dari mereka yang melupakan tujuan mereka yang sebenarnya dan menjadikan anak-anak mereka sebagai "tujuan akhir dalam kehidupan" diberikan di dalam Al Quran:

Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan. Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami terraasuk orang-orang yang bersyukur." Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu. Maka Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. Apakah mereka mempersekutukan berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatu pun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. (QS. Al A'raaf, 7:189-191)

Orang-orang mukmin memohon keturunan dari Allah hanya untuk keridhaan-Nya. Tatkala memohon keturunan, para nabi di dalam Al Quran hanya bermaksud untuk memperoleh keridhaan Allah. Contohnya adalah istri 'Imran:

Ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat. Karena itu terimalah itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Ali 'Imran, 3: 35)

Doa nabi Ibrahim, juga memberikan teladan kepada semua orang mukmin:

Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al Baqarah, 2: 128)

Di dalam ayat tersebut, diungkapkan bahwa mempunyai anak, jika dimaksudkan untuk mencari keridhaan Allah, adalah suatu ibadah kepada Allah. Namun, jika tujuan sebenarnya adalah selain dari mencari rahmat Allah, maka manusia dapat ditimpa konsekuensi yang menyedihkan baik di dunia ini maupun di akhirat. Orang-orang mukmin memahami anak-anak mereka sebagai pribadi yang dipercayakan Allah kepada mereka. Oleh karena itu, mereka tidak menyombongkan diri atas rupa, sukses, atau kecerdasan anak-anak mereka, karena mengetahui bahwa Allah yang memberikan hal-hal itu kepada mereka. Kesombongan seperti itu adalah perilaku yang sesat.

Pendekatan semacam itu punya konsekuensi yang pedih di hari akhirat. Pada hari penghisaban, seorang manusia akan sudi menjadikan anak, istri, dan anggota keluarganya sebagai tebusan bagi keselamatan abadi. Hasrat seseorang untuk menghindari azab yang mengerikan membuatnya seketika meninggalkan orang-orang yang dicintainya. Namun, pada hari penghisaban tidak akan ada harapan untuk melepaskan diri dari siksaan abadi dengan cara itu.

Bagi masyarakat jahiliyah, anak-anak menjadi sumber banyak masalah tidak saja di hari akhirat tetapi juga di dunia ini. Sejak saat kelahiran, mendidik anak membawa tanggung jawab yang membebani bagi orang tua. Pengalaman sulit terutama dialami ibu hamil. Pertama, semenjak hari dia menerima berita kehadiran bayi, dia harus mengubah gaya hidup secara total. Dia harus menata ulang prioritas-prioritasnya. Dalam hal ini kebutuhan-kebutuhan bayi di rahimnya harus diutamakan; kebiasaan makannya, cara tidurnya, singkatnya keseluruhan kehidupan pribadinya berubah sama sekali. Menjelang akhir kehamilan, melakukan pekerjaan sehari-hari dan gerakan tubuh yang paling mudah pun nyaris tidak mungkin bagi si ibu. Namun, kesulitan utama dimulai setelah kelahiran. Si ibu menghabiskan harinya mengurus bayi. Si bayi biasanya hanya memberikan sedikit waktu bagi ibunya untuk berbagai kebutuhan dan tugas pribadinya. Karenanya, si ibu menanti-nantikan bayinya cukup besar untuk mengurus diri sendiri. Sementara itu, si ibu tidak menyadari betapa cepatnya tahun-tahun berlalu. Jika tidak dilakukan untuk keridhaan Allah, waktu yang begitu panjang bisa dianggap sebagai suatu ibadah. Namun, bagi anggota masyarakat jahiliyah, tahun-tahun ini tidak lebih dari kesulitan yang tak ada ujungnya.

Para orang tua dalam masyarakat jahiliyah biasanya merasa kecewa ketika membina keluarganya. Karena dibesarkan sebagai anggota dari masyarakat yang jahiliyah, anak-anak akan mengembangkan suatu kepribadian yang egois. Di bawah tuntunan berbagai dorongan dan motif yang egois, dia menunjukkan minat terhadap kebutuhan orang tuanya hanya jika hal itu menguntungkan dirinya. Orang tuanya, sekarang sudah renta dan mengalami masalah-masalah ketuaan, hanya memahami fakta ini di akhir hidupnya. Sebenarnya, di tahun-tahun awal menjadi orang tua, mereka membayangkan bahwa ketika dewasa, anak-anak akan menjadi penopang utama mereka di kala kesulitan yang tak terduga. Akan tetapi sebaliknya dari harapan ini, mereka barangkali menemukan diri mereka di rumah jompo.

Di dalam Al Quran, Allah menempatkan manusia di dalam sebuah bingkai, di mana orang mukmin harus berlaku penuh tanggung jawab terhadap orang tua mereka. Allah mewajibkan menghormati dan mengasihi orang tua, terutama di usia tua:

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil." (QS. Al Isra', 17: 23-24)

Sebagaimana kita pahami dari ayat tersebut, mendidik seorang anak di bawah naungan nilai qurani adalah sesuatu yang mulia bagi orang-orang mukmin. Sedangkan, jika orang-orang tidak beriman yang memaksakan mentalitas dari masyarakat jahiliyah kepada anak-anak mereka, maka mereka hanya akan mendapatkan kegagalan baik di dunia ini maupun di akhirat. Adapun orang-orang beriman, mereka tetap mendapatkan keridhaan Allah walaupun si anak tidak mengikuti ajaran Qurani yang mereka berikan. Orang tua hanya bertanggung jawab untuk mengajarkan nilai-nilai qurani dan mempercayakan kepada Allah. Manusia tidak memiliki pelindung dan penolong selain Dia.

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. 'Abasa, 80: 37)

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, manusia hanyalah diciptakan untuk mengabdi kepada Penciptanya. Segala sesuatu di sekitarnya, seluruh kehidupannya adalah semata untuk mengujinya. Setelah kematian, seseorang hanya akan dihisab menurut amalnya. Sebagai ganjaran bagi amalnya, dia akan dimasukkan ke dalam surga atau disiksa di dalam neraka. Pendeknya, kekayaan, kecantikan, atau anak-anak tidaklah bermanfaat, tetapi ketakwaan, "rasa takut terhadap Allah", itulah yang bermanfaat.

Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal. (QS. Saba ', 34: 37)

Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS. Ali 'Imran, 3: 116)

Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya. (QS. Al Mujadilah, 58: 17)
Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Search Tool